Mutasi Ratusan Pejabat, Bupati Lotim Ancam ‘Kiamat’ bagi yang Kecewa

Jumat, 17 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Daerah Dinilai Khianati Amanah ASN dengan Kebijakan Mutasi Balas Dendam dan Balas Budi. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Daerah Dinilai Khianati Amanah ASN dengan Kebijakan Mutasi Balas Dendam dan Balas Budi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, melakukan mutasi besar-besaran terhadap 170 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemkab setempat. Ia sendiri melantik dan mengambil sumpah jabatan para pejabat tersebut di Pendopo Bupati, Jumat 17 Oktober 2025.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa mutasi dan rotasi ini bertujuan menyegarkan organisasi serta menempatkan SDM sesuai kompetensinya.

“Kami melakukan mutasi dan rotasi ini sebagai hal yang biasa untuk penyegaran organisasi. Tujuannya untuk meratakan SDM guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga mengklaim proses mutasi ini berjalan bersih tanpa intervensi. Ia mengharamkan praktik titipan atau intervensi dari pihak manapun selama masa jabatannya.

Baca Juga :  Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

“Jangan pernah merasa dekat dengan siapa atau dekat dengan saya, lalu tidak bekerja dengan baik. Saya tidak akan melihat itu dan tetap akan saya evaluasi dan tindak,” tegas Haerul Warisin.

Ia pun mengultimatum seluruh pejabat baru untuk memberikan kinerja terbaik dan tidak mengandalkan “backing” dari pihak tertentu. “Tidak ada faktor kedekatan. Jadi, bekerjalah dengan baik, loyal kepada atasan, dan layani masyarakat. Itu intinya,” pesannya.

Tidak main-main, Bupati mengancam akan memberikan tindakan keras kepada ASN yang menunjukkan kekecewaan atas mutasi ini. Dengan tegas ia mengingatkan, “Jadi kalau kecewa dengan mutasi ini, maka kiamat anda! Ingat itu ya.”

Baca Juga :  DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Di sisi lain, Haerul Warisin meminta para mantan pejabat yang kini menempati posisi fungsional untuk tidak berkecil hati. Ia berjanji akan mengembalikan mereka ke jabatan struktural jika mereka menunjukkan kinerja dan loyalitas yang baik.

“Yang saya tempatkan di fungsional, berikan layanan terbaik. Saya pastikan akan menempatkan Anda kembali pada jabatan struktural,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:19 WITA

AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA