Menu MBG Diduga Sebabkan Keracunan Siswi SMK Kesehatan Lombok Timur

Rabu, 20 Agustus 2025 - 17:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cici Widia Astuti, mendapat perawatan di Puskesmas Selong sejak Selasa 19 Agustus 2025, setelah diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis. (Foto: Lombokini.com).

Cici Widia Astuti, mendapat perawatan di Puskesmas Selong sejak Selasa 19 Agustus 2025, setelah diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Seorang siswi SMK Kesehatan Karya Husada Rakam, Cici Widia Astuti, masih terbaring lemas dan menjalani perawatan di Puskesmas Selong, Lombok Timur, sejak Selasa 19 Agustus 2025. Diduga kuat, makanan Bergizi Gratis (MBG) dari sekolahnya memicu keracunan yang dideritanya.

Cici mengaku merasakan mual dan pening hanya beberapa menit usai menghabiskan makanan tersebut. Hingga hari kedua, kondisi tubuhnya belum pulih.

“Perut saya masih melilit dan saya belum bisa berdiri normal,” ujarnya kepada wartawan di Puskesmas Selong, Rabu 20 Agustus 2025. Pihak puskesmas pun harus terus merawatnya.

Baca Juga :  Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Menurutnya, menu MBG hari itu terdiri dari nasi, ayam goreng, sayur, dan tahu. Cici menuduga ayam goreng sebagai biang keladinya.

“Baunya sudah tidak sedap dan teksturnya terlihat tidak sehat,” ungkapnya.

Dugaan ini semakin menguat setelah beberapa siswa lain juga melaporkan gejala keracunan serupa, meski tidak sampai memerlukan rawat inap.

Kejadian ini memunculkan pertanyaan serius mengenai standar kebersihan dan proses distribusi program MBG.

Ahli gizi dari Dapur RA. Kartini Rakam, Arif Rahman Hakim, mengakui adanya kendala teknis dalam pendistribusian saat dikonfirmasi, Rabu 20 Agustus 2025.

Baca Juga :  Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

“Kami menyiapkan makanan sekitar pukul 4 pagi, sementara distribusi baru sampai ke sekolah sekitar pukul 12 siang. Waktu jeda yang cukup lama ini bisa memengaruhi kualitas makanan,” jelasnya.

Arif juga menyatakan bahwa pihaknya baru pertama kali mendistribusikan program MBG pada Selasa, 19 Agustus 2025. Pihaknya akan mengevaluasi sistem pengolahan dan pendistribusian makanan secara serius.

Selain itu, pihaknya juga berkomitmen untuk memperketat pengawasan kualitas guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Dia juga menyampaikan permintaan maaf atas insiden ini. Dapur tersebut menyediakan 3.302 porsi makan untuk siswa dan Posyandu. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade
Api Melalap Desa Wisata Adat Sade
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C
Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah
Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:15 WITA

TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:45 WITA

TGB Tegaskan Pemerintah Harus Jadi Fasilitator, Bukan Pesaing Rakyat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:45 WITA

TGB Peringatkan Akun Islami Pemecah Belah sebagai Proksi Dajjal

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:50 WITA

Kafilah Lombok Timur Raih Prestasi Gemilang di MTQ NTB, Selaras dengan Semangat Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:07 WITA

Sentilan Kiki Sulistyo: Kepopuleran Sastra dan Bagaimana Hilangnya Insting Manusia di Zaman Digital ini

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:34 WITA

Bupati Lombok Barat Lepas 54 Kafilah, Target Juara Umum MTQ NTB

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WITA

Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 10:30 WITA

Qoriah Asal Lombok Tengah Harumkan NTB di MTQ Internasional 2026

Berita Terbaru

Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi, di Rupatama Kantor Bupati, Kamis 27 Agustus 2026. (Foto: Istimewa)

Lombok Timur

Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Jumat, 28 Agu 2026 - 17:42 WITA