LOMBOKINI.com – Eksekutif Kabupaten Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK LMND) Lombok Timur menggelar Temu Kangen dan Dialog Publik dengan tema “80 Tahun Indonesia Merdeka: Anak Muda dan Tantangan Menghadapi Krisis Biaya Hidup” pada Selasa malam, 26 Agustus 2025.
Ketua Umum Eksekutif Nasional LMND, Muhammad Asrul, menegaskan pemerintah harus mengurangi pengangguran melalui industri kreatif dan mengatasi krisis biaya hidup.
“Krisis ini sangat menekan generasi muda,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Eksekutif Wilayah LMND NTB, Arif Hariyadin, menyatakan Kongres X LMND pada Oktober 2025 akan membahas isu-isu strategis termasuk krisis biaya hidup.
“Kami tetap fokus mengawal isu pendidikan, tambang, dan krisis biaya hidup,” jelasnya.
Acara ditutup dengan pembacaan Deklarasi Politik oleh Ketua EK LMND Lombok Timur, Muhammad Hamzani, yang menyoroti ketidakhadiran DPRD Lombok Timur.
Deklarasi tersebut menuntut pertanggungjawaban DPRD dan mendesak kebijakan yang berpihak pada anak muda. ***
Editor : Najamudin Anaji







