Lapak Pasar Lama Masbagik Diwacanakan Jadi Pusat Kuliner Dirusak

Selasa, 13 Juni 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKINI.com – Lapak lantai dua di pasar lama Masbagik Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur (Lotim) yang wacanakan untuk pusat kuliner rusak parah. Padahal, apak tersebut selesai di bangun dan diserah terimakan oleh pihak ketiga pada 8 Desember 2022.

Melihat kondisi kerusakan, sepertinya ada unsur kesengajaan. Mulai dari dinding penyekat semua berlubang dan beberapa laci lapak beserta meja juga dirusak. Bahkan atapnya pun beberapa berlubang dan hilang.

Baca Juga :  Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Kondisi rusaknya lapak yang diwacanakan sebagai pusat kuliner ini, sudah beredar juga di media sosial.

Kepala Pasar (Kapas) Pasar Lama Masbagik Yuspi, dikonfirmasi media ini mengaku sedih melihat kondisi bangunan yang tidak lama ini diserah terimakan itu rusak parah.

Dia sebagai penanggung jawab keamanan pasar, enggan berperasangka buruk. ” Saya juga sedih melihatnya. Tapi saya tidak berperasangka kemana-mana (buruk_red)”, ucap dia melalui pesan whatsApp, Senin 13 Juni 2023.

Baca Juga :  Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Yuspi juga mengatakan, banyak anak- anak kecil yang sering bermain-main di pasar. Bahkan kata dia, ada anak yang gila tidur di tempat tersebut (lapak yang rusak).

Ditanya soal oknum yang merusak apakah sudah diketahui, dia menjawab belum. “Belum”, singkatnya.

Bahkan, Soal kejadian perusakan itu juga, Yuspi belum melaporkannya ke Aparat Penegak hukum (APH). Dan akan segera membuat laporan.

“Besok kita laporkan”, tulisnya.

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Klaim Dipaksa Tanpa Bukti, Advokat Nilai Ada Upaya Kriminalisasi terhadap Wartawan
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Penasihat Hukum Mugni Ilma: JPU Gagal Buktikan Tiga Pasal Dakwaan Pemerasan Dirut PDAM Lotim
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 15:22 WITA

Klaim Dipaksa Tanpa Bukti, Advokat Nilai Ada Upaya Kriminalisasi terhadap Wartawan

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terbaru

Anggota DPRD Lombok Timur YS Diduga Pamer Miras di Media Sosial, Perindo Beri Teguran Keras. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar)

Gaya Hidup

Perindo Tegur Keras Anggota DPRD Lotim YS Usai Story Botol Miras

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:31 WITA