Kuliah Umum Sosiologi di Unram: Membangun SDM NTB Melalui Pendidikan, Kesehatan, dan Perdamaian

Kamis, 30 Mei 2024 - 07:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemateri utama dari Universitas Pertahanan RI, Dr. Ichsan Malik (sisi kiri), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Barat, Dr. Aidy Furqan (tengah), dan Moderator (kanan). (sumber/www.lombokini.com)

Pemateri utama dari Universitas Pertahanan RI, Dr. Ichsan Malik (sisi kiri), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Barat, Dr. Aidy Furqan (tengah), dan Moderator (kanan). (sumber/www.lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Sebagai rangkaian perayaan 9 tahun berdirinya Program Studi Pendidikan Sosiologi, pada Senin 27 Juni 2023 di gedung Dome, Universitas Mataram menggelar kuliah umum dengan tema “Dimensi Sosial Problem Pembangunan Sumber Daya Manusia di NTB”.  Acara tersebut mengangkat beberapa sub tema penting seperti Pendidikan, Kesehatan, Konflik Sosial, dan Pariwisata.

Untuk memberikan wawasan mendalam, panitia penyelenggara mendatangkan pemateri utama dari Universitas Pertahanan RI, Dr. Ichsan Malik, seorang fasilitator perdamaian yang telah berpengalaman dalam menyelesaikan berbagai konflik nasional dan internasional, termasuk konflik di Poso, Maluku, Afganistan, Bosnia, dan Korea Utara. Selain itu, Dr. Ichsan Malik juga aktif mengisi seminar-seminar tentang konflik dan perdamaian di berbagai negara.

Selain Dr. Ichsan Malik, acara ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Nusa Tenggara Barat, Dr. Aidy Furqan, yang mewakili Pj Gubernur NTB yang berhalangan hadir karena menghadiri panggilan dari Presiden Joko Widodo ke Istana Negara.

Baca Juga :  Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026

Dekan FKIP Universitas Mataram, Drs. Lalu Zulkifli, Ph.D, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh Prodi Pendidikan Sosiologi, terutama dalam meraih predikat program studi unggul dari Lamdik.

“Hal ini didapat atas jerih payah dan koordinasi serta kerja sama yang baik dengan pihak-pihak terkait, karena tidak mudah untuk melewati proses asesmen yang memiliki standar sangat tinggi,” ujarnya.

Dr. Aidy Furqan, dalam materinya, menekankan pentingnya korelasi antara kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Dia juga memperkenalkan program SMA Plus, yang memungkinkan peserta didik mengikuti kuliah secara fleksibel, bahkan dari luar negeri. Program ini telah berjalan sejak tahun 2021 dengan masa studi dua tahun dan pertemuan dua kali setiap minggunya.

“Pembangunan sumber daya manusia tidak akan terlepas dari tiga aspek utama: pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Pendidikan menjadi pondasi awal, sehingga jika masyarakat sudah cerdas, maka memperhatikan kesehatan dan meningkatkan perekonomian akan lebih mudah dilakukan,” kata Aidy.

Baca Juga :  IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud

Dr. Ichsan Malik, dalam sesinya, membahas tentang pentingnya perdamaian dalam pembangunan SDM. Menurutnya, konflik dapat disebabkan oleh perbedaan kepentingan, ras, identitas, dan kegagalan relasi antar manusia.

Dia menjelaskan jenis-jenis kekerasan yang muncul akibat konflik, serta membedakan antara damai negatif dan damai positif.

“Perdamaian negatif adalah hilangnya sumber-sumber kekerasan, sedangkan damai positif terjadi ketika sistem sosial-politik berjalan dengan baik, pertahanan yang optimal, penghormatan HAM, dan terwujudnya prinsip keadilan pada semua sistem,” paparnya.

Acara kuliah umum ini ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan berupa plakat dan buku karangan dosen-dosen Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram kepada Dr. Ichsan Malik, yang juga memberikan dua buah buku karangannya tentang konflik dan perdamaian.***

Penulis : Ong

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
IAI Al-Manan NU Lombok Timur Jalin MoU dengan ASTEEC, Bahas Peran AI dan Penguatan Karir
Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026
Himmah Teknik Gelar RAWIT 2026, Luncurkan Website dan Bedah Buku
Usut Korupsi DAK 2023, Jaksa Panggil Mantan Kadisbud NTB
Ketua SMSI Lombok Timur Raih Gelar Doktor, Jadi Inspirasi bagi Jurnalis
KKN IAI Hamzanwadi Kunjungi Museum Genggelang, Telusuri Narasi Sejarah yang Terlupakan

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WITA

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Kamis, 9 April 2026 - 16:35 WITA

143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA