Kemenpora dan Pemda Lotim Kolaborasi Cetak Wirausaha Muda dari Keluarga Miskin Ekstrem

Selasa, 4 November 2025 - 13:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenpora dan Pemda Lombok Timur Kolaborasi Cetak Wirausaha Muda dari Keluarga Miskin Ekstrem. (Foto: Lombokini.com).

Kemenpora dan Pemda Lombok Timur Kolaborasi Cetak Wirausaha Muda dari Keluarga Miskin Ekstrem. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pelatihan kewirausahaan. Sebanyak 100 pemuda Lombok Timur dari kategori miskin ekstrem mengikuti Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Miskin Ekstrem yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Lombok Timur.

Kemenpora memilih Lombok Timur sebagai salah satu dari delapan kabupaten/kota percontohan untuk program bertema “Wirausaha Muda Mandiri Indonesia Tangguh” ini. Mereka secara resmi membuka pelatihan tersebut pada Selasa 4 November 2025 di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur.

Baca Juga :  Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menyambut baik program ini. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini selaras dengan target Pemda Lotim menciptakan 20.000 wirausaha baru untuk memerangi kemiskinan ekstrem.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci pengentasan masalah ini,” tegas Wabup Edwin.

Ia berharap program ini dapat menjadi pilot project yang akan diterapkan pada program daerah lainnya.

Baca Juga :  Temui Massa Aksi, Wabup Pastikan Jalan Kalijaga Timur Diperbaiki Lewat APBD Perubahan 2026

Wabup Edwin juga menyemangati para peserta untuk mengikuti pelatihan dengan serius. “Jadilah penerus para wirausaha sukses,” pesannya.

Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora RI, Yohan, menjelaskan bahwa pelatihan ini menyasar pemuda usia 16-30 tahun.

“Kami membekali mereka dengan ilmu untuk menciptakan kemandirian dan membuka lapangan kerja dengan memanfaatkan potensi lokal,” paparnya. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:28 WITA

Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:18 WITA

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:32 WITA

Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:02 WITA

Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:31 WITA

Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:44 WITA

Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:30 WITA

Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

Berita Terbaru

Peneliti Lombok Research Center (LRC),
Dr. Maharani. (Foto: Istimewa)

Lingkungan

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 Sep 2026 - 22:01 WITA