Kemenkeu Jadikan Indeks Ekonomi Sebagai Kompas Kebijakan Hingga 2033

Jumat, 12 September 2025 - 16:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

LOMBOKINI.comKementerian Keuangan (Kemenkeu) memanfaatkan instrumen leading economic index untuk memetakan arah perekonomian Indonesia dalam tujuh hingga sepuluh tahun mendatang. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan indeks ini menjadi dasar penyusunan kebijakan fiskal yang tepat sasaran.

“Leading economic index berfungsi sebagai kompas. Kami dapat mendeteksi sinyal perubahan lebih dini sehingga mampu mengarahkan kebijakan fiskal untuk pertumbuhan jangka panjang,” jelas Purbaya dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat 12 September 2025.

Baca Juga :  Mulai 2027, Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib Bagi Siswa SD

Pemerintah menargetkan penguatan ekonomi berkelanjutan hingga 2033 melalui pemanfaatan indeks tersebut. Periode ini dinilai sebagai momen penting dimana generasi muda akan menentukan arah perekonomian nasional.

“Melalui pemanfaatan data yang optimal, generasi muda akan menentukan arah ekonomi yang kita bangun sekarang,” tegasnya.

Kebijakan ini melibatkan sinergi lintas sektor mencakup pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Purbaya menekankan peran vital generasi muda dalam menjalankan kebijakan ekonomi melalui kreativitas dan inovasi.

Baca Juga :  Soroti Relawan Minim Kompetensi, APJI Minta Nanik S. Deyang Perbaiki Juknis MBG

Kemenkeu berkomitmen menjaga transparansi dan konsistensi dalam penggunaan leading economic index sebagai dasar analisis yang akuntabel. Pemerintah optimis periode tujuh hingga sepuluh tahun ke depan akan menjadi titik balik menuju ekonomi Indonesia yang lebih tangguh dan berkelanjutan. ***

Penulis : Tamrin

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Soroti Relawan Minim Kompetensi, APJI Minta Nanik S. Deyang Perbaiki Juknis MBG
Kepala BGN Baru Moratorium Dapur MBG, Fokuskan Sasaran pada Kelompok Prioritas
Ini Alasan Presiden Tunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN
Kejagung Tahan Dadan, Sony, dan Lodewyk Pusung sebagai Tersangka Korupsi Program MBG
Presiden Prabowo Tunjuk Tiga Pimpinan Baru BGN, Ini Daftar Namanya
Presiden Prabowo Copot Dadan, Sony dan Lodewyk dari BGN
Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Turunkan Harga Dexlite dan Pertamina Dex, Pertamax Turbo Naik
BGN Luncurkan Aplikasi ‘Reviu MBG’ untuk Awasi Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:53 WITA

Polres Ungkap Identitas Mayat Wanita di Pantai Labuhan Haji, Keluarga Tolak Otopsi

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:00 WITA

Ditemukan Meninggal di Pantai Labuhan Haji, Wanita Asal Tanjung Luar Diduga Alami Gangguan Jiwa

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:17 WITA

Korsleting Listrik ke Tabung Gas, Rumah Warga Paok Lombok Terbakar usai Salat Iduladha

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:34 WITA

Damkarmat Lombok Timur Wajibkan Simulasi Kebakaran untuk Akreditasi Puskesmas

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:57 WITA

Sempat Terkendala Kabut Tebal, Evakuasi Udara Pendaki Malaysia di Gunung Rinjani Berhasil Dilakukan

Senin, 25 Mei 2026 - 19:10 WITA

Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:18 WITA

Ratusan Nelayan Lombok Timur Demo Tuntut Kuota BBM Subsidi

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin. (Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lotim Pastikan Mutasi Jabatan Kembali Digelar pada Juli 2026

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:31 WITA