Jangan Harap Jadi PPK Pilkada Lotim Kalau Bukan dari OKP Ini

Kamis, 16 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wajah baru PPK dikukuhkan KPU Lotim untuk Pilkada Lombok Timur 2024. (Foto : www.lombokini.com)

Wajah baru PPK dikukuhkan KPU Lotim untuk Pilkada Lombok Timur 2024. (Foto : www.lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Sebanyak 105 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lombok Timur 2024 baru saja usai dikukuhkan di Pendopo Bupati pada, Kamis 16 Mei 2024.

Pantauan media, 105 PPK ini yang tersebar di 21 Kecamatan tersebut di dominasi wajah baru berasal dari gerbong organisasi PMII. Dengan demikian, masyarakat tidak termasuk dalam organisasi tersebut atau tertentu sulit menjadi PPK.

Hal tersebut dibantah oleh Ketua KPU Lombok Timur, Ada Suci Makbullah. Disampaikannya, PPK telah dikukuhkan itu bukan dari gerbong organisasi PMII.

Baca Juga :  Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat

“Tidak ada gerbong-gerbongan itu, tidak ada bisa di cek,” kata Makbullah, usai acara pengukuhan di Pendopo Bupati Lombok Timur, artinya masyarakat luar organisasi memiliki kesempatan yang sama mejadi PPK.

Dia menyampaikan, 105 PPK tersebut 90 persen wajah baru. Kendati, KPU melakukan seleksi PPK untuk Pilkada Lombok Timur 2024, berkeadilan dan bergenerasi.

Makbullah mengklaim, 105 PPK tersebut berasal dari pemuda atau generasi yang belum memiliki pekerjaan. Mereka diberikan  kesempatan untuk mencari pengalaman, tentunya setelah dinyatakan berhasil melewati tahapan-tahapan seleksi.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Dia mangatakan, 105 PPK dikukuhkan berasal dari organisasi pemuda tingkat desa, organisasi mahasiswa, HMI, PMII, Himmah NW dan NWDI, serta Muhammadiyah.

“Kita akomodir semuanya itu sesuai pengalaman mereka, karena kita bilang berkeadilan. 30 persen terwakilan perempuan juga di semua kecamatan sudah memenuhi,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:17 WITA

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:14 WITA

Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA