Hearing Komisi III DPRD Lotim Tidak Kondusif Karena Disodorkan Bukti Korupsi Berjamaah

Selasa, 27 Juni 2023 - 14:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berlangsungnya kegiatan hearing di ruang rapat Komisi III DPRD Lombok Timur.  (Ong)

Berlangsungnya kegiatan hearing di ruang rapat Komisi III DPRD Lombok Timur. (Ong)

LOMBOKINI.com Komisi III DPRD Lombok Timur Gelar hearing bersama LSM Garuda Indonesia, terkait permasalahan yang ada pada PDAM Lombok Timur. Kegiatan ini berlangsung di ruang Komisi III DPRD Lombok Timur pada Selasa, 27 Juni 2023.

Turut diundang pada kesempatan ini adalah Pimpinan DPRD dan Kepala OPD lingkup Pemerintah Daerah Lombok Timur diantaranya Kepala BPKAD, Kepala Bapenda, Inspektur Inspektorat, Kabag Ekonomi, serta Direktur PDAM.

Kebiasaan buruk tidak tepat waktu, menyebabkan hearing tidak berjalan dengan baik. Pimpinan Dewan juga tidak hadir dalam hearing tersebut. Sementara sekelompok LSM Garuda yang datang telat 45 menit itu langsung membahas inti dari permasalahan itu.

Direktur Garuda Indonesia M. Zaini mengatakan, kedatangannya hanya menyerahkan hasil temuan indikasi korupsi berjamaah yang melibatkan direktur PDAM Lombok Timur beserta jajaran dan Lotim Satu.

Baca Juga :  Wabup Pimpin Upacara HUT ke- 81 RI, Bupati Lotim Serukan Partisipasi Masyarakat

Semua bukti menurutnya hasil investigasi, dan akan di laporkan ke Polda dan Kejati NTB. Setelah menyodorkan bukti itu, mereka langsung hengkang dari ruang Rapat Komisi III DPRD Lombok Timur.

Ketua Komisi III, H Lalu Hasan Rahman menyayangkan sikap LSM Garuda Indonesia datang hanya menyerahkan sebendel berkas bukti indikasi korupsi berjamaah yang melibatkan jajaran PDAM dan orang nomor satu di Lombok Timur itu.

Sementara dalam surat undangan tersebut Garuda Indonesia meminta hearing terkait permasalah PDAM. Untuk menindaklanjuti permasalah itu, Komisi III turut menghadirkan Direktur PDAM dan Kepala OPD terkait.

“Kita sayangkan hearing kali ini tidak sesuai dalam surat permintaan mereka (LSM Garuda Indonesia_red),”ujar Hasan di dalam ruang rapat Komisi III DPRD Lotim.

Dia pun menyoroti kinerja sekretaris DPRD yang menerima surat hearing dari Garuda Indonesia. Semestinya surat seperti kejadian hari ini ditelaah terlebih dahulu, jangan langsung dilimpahkan ke Komisi.

Baca Juga :  TGB Tegaskan Pemerintah Harus Jadi Fasilitator, Bukan Pesaing Rakyat

Begitu juga dengan Pimpinan DPRD kata Hasan, Pimpinan DPRD juga jangan main turunkan surat ke Sekretaris tanpa menelaah juga

“Sekretaris DPRD ini harusnya mengkaji dulu surat – surat permintaan hearing atau sejenisnya. Jangan main lempar – lempar langsun ke Komisi, pimpinan DPRD juga jangan main turunkan surat,” geram dia dengan nada tinggi.

Menurut Ketua Fraksi Partai Golkar ini, tidak semua surat yang harus di teruskan ke Komisi. Sekiranya masih bisa diselesaikan, selesaikan di bawah.

“Kalau bisa diselesaikan di bawah, selesaikan lah dulu. Kasian kepala OPD dan pihak PDAM yang datang kesini, meninggalkan pekerjaannya,” pungkas dia.

Penulis : Ong

Berita Terkait

Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI
Wabup Pimpin Upacara HUT ke- 81 RI, Bupati Lotim Serukan Partisipasi Masyarakat
Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah
Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan
Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi
Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin
Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak
Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:17 WITA

Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:26 WITA

Laskar Sasak Kecam Dugaan Intimidasi Oknum DPD RI saat Mediasi Warga Lombok di Bali

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:43 WITA

Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:37 WITA

Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Opini

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:37 WITA