Gubernur NTB Perintahkan Evakuasi Darurat Wisatawan Brasil yang Jatuh di Gunung Rinjani

Selasa, 24 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal Perintahkan Evakuasi Darurat Wisatawan Brasil yang Jatuh di Gunung Rinjani. (Foto: Lombokini.com/Pemprov NTB).

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal Perintahkan Evakuasi Darurat Wisatawan Brasil yang Jatuh di Gunung Rinjani. (Foto: Lombokini.com/Pemprov NTB).

LOMBOKINI.com – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, memerintahkan jajarannya untuk mempercepat evakuasi Juliana (27), wisatawan asal Brasil yang terjatuh ke jurang saat mendaki Gunung Rinjani pada Sabtu (21/6). Ia menegaskan bahwa tim penyelamat harus bekerja cepat sebelum melewati batas waktu 72 jam.

Pada Senin 23 Juni 2025, Gubernur Iqbal memimpin rapat koordinasi virtual bersama Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Asisten II Setda NTB Lalu Muh Faozal, Kepala Balai TNGR Yarman, dan Kepala SAR Mataram Muhamad Hariyadi.

Baca Juga :  PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Dalam rapat tersebut, ia mendesak seluruh pihak untuk menyelamatkan korban secepat mungkin.

“Kita harus menyelamatkan korban secepat mungkin! Waktu kritis hanya 72 jam, apalagi korban diduga tidak membawa bekal cukup,” tegas Iqbal.

Di lokasi kejadian, Tim SAR menghadapi medan terjal dan kabut tebal. Mereka melaporkan bahwa korban terperosok hingga kedalaman 400-500 meter.

Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur segera mengerahkan helikopter dari PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) untuk membantu evakuasi udara.

Baca Juga :  Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan

“Gunakan semua opsi, termasuk airlifting dengan pilot ahli. Jangan sampai melewati golden time!” tegasnya.

Selain itu, Gubernur Iqbal mengingatkan bahwa insiden ini dapat memengaruhi reputasi NTB sebagai destinasi wisata.

“Ini menyangkut nyawa dan citra kita di mata internasional. Pemerintah Brasil terus memantau perkembangan ini,” paparnya.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR gabungan masih berupaya mengevakuasi Juliana. Mereka mendapat dukungan dari TNI, Polri, BPBD Lombok Timur, dan relawan. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemilik Lahan Mata Air Ambung dan LSM Garuda akan Demo ke Kantor Bupati dan PDAM Lotim
Alumni Unram Pertanyakan Keterlambatan Munas IKA Unram
Syamsuddin Pimpin ABUJAPI NTB, Usung Satpam Naik Kelas
HMI Mengkritik Gubernur NTB Terkait Kunjungan Turki dan Penundaan Pembahasan APBD 2027
ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes
LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta
Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:48 WITA

Alumni Unram Pertanyakan Keterlambatan Munas IKA Unram

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:59 WITA

Syamsuddin Pimpin ABUJAPI NTB, Usung Satpam Naik Kelas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:55 WITA

HMI Mengkritik Gubernur NTB Terkait Kunjungan Turki dan Penundaan Pembahasan APBD 2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:33 WITA

ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:48 WITA

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin, M.Si. (Foto: Lombokini.com)

Opini

TPAKD Award 2026:Tanpa Kemiskinan  

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:20 WITA