GPS Lombok Timur Gandeng PMII Luncurkan Destinasi Wisata Baru ‘Bukit Sendikale’ di Desa Sekaroh

Kamis, 30 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi dengan PMII Komisariat Universitas Hamzanwadi, GPS Bakal Launching Destinasi Wisata Bukit Sendikale. (Foto: LOMBOKINI.com).

Kolaborasi dengan PMII Komisariat Universitas Hamzanwadi, GPS Bakal Launching Destinasi Wisata Bukit Sendikale. (Foto: LOMBOKINI.com).

LOMBOKINI.com – Gerakan Pemuda Selatan (GPS) Lombok Timur (Lotim), bersiap meluncurkan destinasi wisata baru di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Desa Sekaroh, yang dikenal dengan keindahan wisata baharinya, akan menambah daya tariknya dengan kehadiran destinasi terbaru bernama ‘Bukit Sendikale’. Peluncuran resmi destinasi ini rencananya akan digelar pada kuartal pertama Februari 2025.

Desa Sekaroh selama ini telah populer dengan Pantai Tangsi atau yang lebih dikenal Pantai Pink. Pantai ini dinobatkan sebagai salah satu dari The Most 7 Beautiful Beach in The World oleh Majalah Vogue Korea. Selain Pantai Pink, Desa Sekaroh juga memiliki destinasi wisata lain yang tak kalah memukau, seperti Pantai Tanjung Ringgit dan Pantai Tanjung Bloam. Keindahan alamnya diperkuat dengan bukit-bukit alami yang masih terjaga, menciptakan pemandangan yang memesona di wilayah selatan Lombok Timur.

Baca Juga :  LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Ketua GPS Lombok Timur, Sarvin Aziza, menjelaskan bahwa peluncuran Bukit Sendikale merupakan upaya untuk memperkenalkan potensi wisata Desa Sekaroh ke tingkat nasional dan internasional.

“Kami berkomitmen untuk mempromosikan destinasi ini ke seluruh wilayah Lombok hingga ke mancanegara,” ujarnya.

GPS menggandeng Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Hamzanwadi dalam upaya promosi ini.

Baca Juga :  Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Sarvin menambahkan, pihaknya optimistis dapat memberikan layanan wisata yang mindful, berkesan, dan berkualitas.

“Kami ingin mengubah konsep berwisata konvensional menjadi pengalaman yang lebih bermakna,” jelasnya.

Melalui kolaborasi dengan PMII, GPS berharap dapat bersinergi untuk mempromosikan Desa Sekaroh sebagai destinasi wisata unggulan.

Nama “Sendikale” diambil dari momen alam saat matahari akan tenggelam tetapi belum memasuki waktu magrib. Pada saat itu, langit memancarkan sinar kemerahan yang menciptakan pemandangan senja yang memukau.

“Bukit Sendikale tidak hanya menawarkan keindahan sunset, tetapi juga sunrise yang tak kalah indah,” tutup Sarvin.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA