Direktur Eksekutif Charta Politika Bantah Telah Lakukan Survei di Pilkada Lombok Timur 2024

Sabtu, 26 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya Bantah Telah Lakukan Survei di Pilkada Lombok Timur 2024 . ( Foto: Lombokini.com/Chartapolitika.com).

Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya Bantah Telah Lakukan Survei di Pilkada Lombok Timur 2024 . ( Foto: Lombokini.com/Chartapolitika.com).

LOMBOKINI.com – Lembaga survei Charta Politika membantah telah melakukan survei di Pilkada Lombok Timur 2024, dan memastikan bahwa hasil survei yang beredar adalah hoaks.

Di mana dalam hasil survei yang beredar menempatkan Paslon Iron-Edwin dengan elektabilitas tertinggi.

“Hoaks, Kami tidak pernah melakukan survei di Kab. Lombok Timur, NTB,” dikutip dari postingan akun resmi Charta Politika di Instagram, Sabtu 26 Oktober 2024.

Insta story yang sama juga di posting Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, sekitar pukul 10.00 Wita.

Baca Juga :  Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Sebelumnya, beredar luas di group WhatsApp, lembaga survei Charta Politika keluarkan hasil elektabilitas Paslon Pilkada Lombok Timur 2024.

Postingan itu pertama kali dikirim Humas Iron-Edwin, Arsa Ali Umar di group WA FOKUS LOTIM.

Parahnya lagi pihak Paslon Iron-Edwin mengupload hasil survei tersebut di akun Facebook Gerindra Lombok Timur.

Mereka menyebut dalam postingan itu, Hasil survei terbaru Charta Politika, alhamdulillah pasangan Calon Bupati Lombok Timur nomor urut 2 (Iron-Edwin) masih di posisi teratas. Tapi apa pun hasil survei, penetunya tanggal 27 November. 😊Salam Indonesia Raya 🇮🇩

Baca Juga :  PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

 

Infografis hasil survei Charta Politika diupload di akun resmi Gerindra Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Akun Facebook Gerindra Lombok Timur).

Dalam infografis yang beredar, survei yang diduga hoax itu menempatkan pasangan Iron-Edwin dengan hasil tertinggi, yakni 39,7%.

Kemudian disusul posisi kedu pasalon Luthfi-Wahid 21,8%.

Selanjutnya di posisi tiga ada Paslon SJP-Fatihin dengan elektabilitas 14%. Pada posisi empat ada Paslon Rumaksi-Sukisman dengan elektabilitas 8,5%.

Dan posisi terakhir Paslon Tanwir-Paelori dengan tingkat elektabilitas 3,8%. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi
Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:17 WITA

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:14 WITA

Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA