Dinas Pariwisata Lombok Timur Akui Adanya Pungli di Pusuk Sembalun

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Widayat. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Widayat. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Wisatawan kembali menyoroti praktik pungutan liar (pungli) di objek wisata Pusuk Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Mereka mengeluhkan penarikan biaya masuk sebesar Rp 10.000 per orang tanpa pemberian tiket resmi.

Salah seorang pengunjung, Saraswati, mengungkapkan kekecewaannya setelah berkunjung pada Ahad, 28 Desember 2025.

“Ini pungli. Masak setiap yang masuk bayar Rp 10 ribu per orang, sementara tiket tidak ada,” ujarnya.

Ia menyebut petugas di loket dengan santai mengatakan tiket tidak tersedia ketika ia meminta bukti pembayaran yang sah.

Baca Juga :  Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Widayat, mengakui adanya praktik nakal tersebut. Ia melaporkan praktik itu ke pihak aparat.

“Kami telah melaporkan kejadian seperti ini ke polisi sejak lama. Kami akan menelusurinya kembali jika terulang,” tegasnya saat dikonfirmasi, Selasa, 30 Desember 2025.

Widayat membantah keras alasan petugas tentang habisnya stok tiket. Menurutnya, tiket selalu tersedia di kantor Dispar.

Baca Juga :  Kejar Target UHC, Pemda Lotim Dorong Kepesertaan BPJS Kesehatan Segmen Pekerja

“Salah kalau mereka beralasan tidak ada tiket, karena tiket banyak di kantor Dispar. Tinggal mereka datang mengambil,” tegasnya.

Dinas Pariwisata Lombok Timur mengimbau wisatawan untuk bersikap tegas. “Ketika pengunjung dipungut tanpa diberikan tiket, jangan bayar. Masuk saja, gratis,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berjanji segera turun ke lapangan untuk menegur dan menertibkan petugas, guna menjaga citra pariwisata daerah. ***

Penulis : Najamudi Anaji

Berita Terkait

Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam
Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru
Ali BD Dorong Pemda Lotim Bangun Kawasan Labuhan Haji, Tiru Kesuksesan Penang
Pertemuan dengan Bupati Lotim Gagal Capai Kesepakatan, APIPI Ancam Aksi Jilid III

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WITA

Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:55 WITA

Aliansi Pemuda Tuding Bulog Lotim Lakukan Pungli dan Gandeng Barang, Kepala Cabang Siap Tindak Oknum

Senin, 22 Juni 2026 - 10:28 WITA

Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lombok Timur Gelar Rangkaian Aksi Sosial, Jaga Lingkungan hingga Bedah Rumah Dinas

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:30 WITA

Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:17 WITA

DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:26 WITA

Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin

Berita Terbaru