Cegah PMK: Polres Lombok Tengah dan Dinas Pertanian Edukasi Peternak

Minggu, 9 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Lombok Tengah dan Dinas Pertanian Edukasi Peternak Sapi Cegah Penyebaran PMK. (Foto: Lombokini.com/TBNews).

Polres Lombok Tengah dan Dinas Pertanian Edukasi Peternak Sapi Cegah Penyebaran PMK. (Foto: Lombokini.com/TBNews).

LOMBOKINI.com – Polres Lombok Tengah terus berupaya membantu peternak dalam mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Langkah ini dilakukan melalui edukasi dan sosialisasi kepada para peternak, bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah dan petugas penyuluh di seluruh kecamatan.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat, mengatakan upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini serta memberikan pemahaman mengenai tanda-tanda klinis, cara penularan, dan langkah pencegahan PMK.

“Sebagai upaya antisipasi penyebaran PMK yang menyerang hewan ternak, kami berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran peternak agar lebih waspada,” ujar AKBP Iwan Hidayat, Minggu, 9 Februari 2025.

Dalam sosialisasi ini, Polres Lombok Tengah bersama Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga melaksanakan vaksinasi rutin terhadap hewan ternak. Hal ini dilakukan untuk memperkuat daya tahan ternak terhadap penyakit yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi bagi peternak.

Baca Juga :  120 Bangunan di Desa Adat Sade Hangus Terbakar, DPR RI Siapkan Revitalisasi

“Saat ini, kami bersama Dinas Pertanian terus melakukan vaksinasi rutin, sekaligus mengedukasi peternak agar mereka memahami standar operasional dalam mencegah penyebaran penyakit,” jelas AKBP Iwan Hidayat.

Selain vaksinasi, para petugas juga memberikan informasi mengenai prosedur standar dalam memasukkan dan mengeluarkan hewan ternak, terutama saat masih terjadi wabah PMK. Hal ini untuk memastikan tidak ada penularan melalui perdagangan atau perpindahan ternak yang tidak sesuai aturan.

Polres Lombok Tengah juga telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait dan lintas sektoral guna memastikan upaya pencegahan PMK berjalan dengan baik dan maksimal. Bhabinkamtibmas di setiap desa turut berperan aktif dalam membantu peternak dengan memberikan sosialisasi serta melakukan sterilisasi kandang dan peralatan peternakan.

Baca Juga :  Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade

“Kami bersama Bhabinkamtibmas siap membantu sterilisasi kandang, peralatan, alat angkut, dan bahan lain yang dapat menjadi perantara penularan PMK,” tambah Kapolres.

Para petugas juga menekankan pentingnya langkah-langkah preventif seperti meningkatkan kualitas pakan untuk menjaga daya tahan tubuh ternak, menghilangkan sumber infeksi dengan menjaga kebersihan lingkungan kandang, dan melakukan dekontaminasi kandang secara rutin guna mencegah penyebaran virus.

Dengan keterlibatan langsung kepolisian dalam pencegahan PMK, diharapkan para peternak dapat lebih memahami cara menjaga kesehatan ternak mereka dan terhindar dari potensi kerugian ekonomi akibat wabah.

“Kami ingin peternak bisa lebih mandiri dalam pencegahan PMK dan menjaga kesehatan ternaknya. Dengan demikian, ekonomi mereka tetap stabil, dan tidak ada dampak negatif dari penyebaran penyakit ini,” pungkas AKBP Iwan Hidayat.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
120 Bangunan di Desa Adat Sade Hangus Terbakar, DPR RI Siapkan Revitalisasi
Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade
Api Melalap Desa Wisata Adat Sade
Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong
Kesehatan untuk Semua Masih Jauh, Anggaran Kespro Lombok Tengah Anjlok
Qoriah Asal Lombok Tengah Harumkan NTB di MTQ Internasional 2026
Ali BD Kritik Pemborgolan Abah Uhel: Perkaranya Utang Biasa, Bukan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WITA

120 Bangunan di Desa Adat Sade Hangus Terbakar, DPR RI Siapkan Revitalisasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:34 WITA

Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43 WITA

Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong

Berita Terbaru

Gaya Hidup

Perindo Tegur Keras Anggota DPRD Lotim YS Usai Story Botol Miras

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:31 WITA

Anggota DPRD Lombok Timur dari PAN, Ir. Baidullah. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:38 WITA