Bupati Lotim Lantik 34 Kepala Pasar dengan Masa Uji Coba 3 Bulan

Kamis, 10 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, melantik 34 Kepala Pasar dengan Masa Uji Coba 3 Bulan. (Foto: Lombokini.com).

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, melantik 34 Kepala Pasar dengan Masa Uji Coba 3 Bulan. (Foto: Lombokini.com).

LOMOKINI.com – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, melantik 34 Kepala Pasar Rakyat (Kapas) pada Kamis 10 April 2025 di Pendopo Bupati Lotim. Dalam sambutannya, dia menegaskan bahwa masa jabatan Kapas tidak mutlak satu tahun, melainkan bisa dicopot kapan saja jika tidak menjalankan amanah dengan baik.

“Saya beri waktu 3 bulan sebagai masa uji coba. Jika dalam rentang waktu itu kinerjanya tidak baik, saya bisa copot. Masih banyak orang yang mau jadi Kapas,” tegas Haerul Warisin di hadapan para kepala OPD dan Kapas yang hadir.

Baca Juga :  UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Dia menekankan bahwa Kapas harus bekerja dengan amanah, menunjukkan kinerja maksimal, dan bertanggung jawab.

“Kepala pasar harus bangun lebih pagi dari juru pungut. Masa jabatan memang satu tahun, tapi ada masa percobaan tiga bulan,” ujarnya.

Haerul Warisin, yang akrab disapa H. Iron, mengingatkan bahwa tugas Kapas mengelola uang retribusi dan pungutan dari masyarakat Lombok Timur.

Baca Juga :  Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

“Tidak ada maaf jika terbukti menyelewengkan. Kalau terjadi penyimpangan, kalian harus bertanggung jawab kepada 1,5 juta penduduk Lotim,” tegasnya.

Dia akan mengevaluasi kinerja Kapas setiap bulan. Dia juga membandingkan pendapatan retribusi pasar sebelumnya yang dikelola ASN.

“Jika pendapatan turun, berarti ada yang salah,” ucapnya.

H. Iron berharap pengangkatan Kapas kali ini bisa meningkatkan pendapatan daerah Lombok Timur secara signifikan. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Berita Terbaru

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh Edwin Hadiwijaya memaparkan dua raperda dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang I DPRD Lombok Timur, Jumat (25/9/2026). Kedua raperda itu ialah Raperda Perubahan APBD Tahun 2026 dan Raperda Pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak Pekerjaan Rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahiddin Selong. (Foto: Lombokini.com)

Pemerintahan

Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:52 WITA

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA