BPBD Evakuasi 3.500 Warga Terdampak Banjir 2 Meter di Mataram

Senin, 7 Juli 2025 - 13:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD-SAR termasuk TNI-Polri Angkut Warga Terjebak Banjir di Mataram. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

BPBD-SAR termasuk TNI-Polri Angkut Warga Terjebak Banjir di Mataram. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com Banjir bandang setinggi hampir 2 meter melanda Kota Mataram pada Ahad 6 Juli 2025. Banjir ini merendam ribuan rumah warga dan melumpuhkan lima fasilitas publik, termasuk sekolah, puskesmas, dan rumah ibadah.

Hujan intensif sejak siang hingga malam hari memicu luapan sungai dan memperburuk saluran drainase. Akibatnya, air dengan cepat memasuki permukiman padat penduduk di enam kecamatan.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram, Ahmad Muzakki, mengatakan, debit air naik sangat cepat sehingga warga tidak sempat menyalamatkan barang – barang mereka.

Baca Juga :  Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

“Warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka,” ktanya saat dikonfirmasi media, Senin 7 Juli 2025.

Berdasarkan asesmen awal BPBD:

  1. Lebih dari 3.500 jiwa terdampak langsung, dengan 100 jiwa mengungsi.
  2. Sebanyak 201 rumah terendam, terutama di Selagalas (ketinggian air 1–3 meter).
  3. Fasilitas publik terdampak: SDN 24 Cakranegara, Asrama Haji, Masjid Karang Pule & Tanjung Karang, Panti Jompo Kekalik, dan Puskesmas Cakranegara.

Wilayah terparah meliputi Abian Tubuh (2.072 KK terdampak), Mayura (391 jiwa terdampak, 30 mengungsi), Selagalas, Jempong Baru, dan Karang Pule. Warga di daerah tersebut mengungsi ke masjid dan Asrama Haji.

Baca Juga :  Tiga Produk UMKM Binaan Persit Lolos Kurasi dan Dikirim ke Jakarta untuk 'Persit Bisa 2'

Tim gabungan BPBD NTB/Kota Mataram, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan terus mengevakuasi korban dan menyisir wilayah terdampak.

Aparat kecamatan/kelurahan memfasilitasi pengungsian dan mendistribusikan bantuan darurat seperti makanan siap saji, air bersih, terpal, selimut, serta layanan medis.

Meski hujan telah reda Minggu malam, genangan air masih tinggi. BPBD mengimbau warga waspada terhadap banjir susulan.

“Masyarakat harus membersihkan drainase, tidak membuang sampah ke saluran air, dan segera evakuasi jika air naik mendadak,” tegasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya
Kebakaran Hanguskan Gudang Bahan Bangunan MAN IC Lombok Timur
Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam
Tiga Produk UMKM Binaan Persit Lolos Kurasi dan Dikirim ke Jakarta untuk ‘Persit Bisa 2’
Api Ludeskan 9.500 DOC dan Kandang Ayam di Suralaga
Bupati Lombok Timur Lepas 393 JCH Kloter 9 Embarkasi Lombok
Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak
Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:04 WITA

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 22:40 WITA

Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:03 WITA

Api Ludeskan 9.500 DOC dan Kandang Ayam di Suralaga

Kamis, 30 April 2026 - 15:30 WITA

Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 9 April 2026 - 14:26 WITA

Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

Senin, 6 April 2026 - 14:16 WITA

Liburan Berakhir Tragis, Lisa Pratiwi Hilang Terseret Arus di Tibu Ijo

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:44 WITA

Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Berita Terbaru