Bibit Siklon Tropis 97S Muncul di Selatan NTB, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem

Jumat, 14 November 2025 - 19:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bibit Siklon Tropis 97S mengakibatkan cuaca ekstrem dan merendam kawasan di Kota Bima, NTB. (Foto: Lombokini.com).

Bibit Siklon Tropis 97S mengakibatkan cuaca ekstrem dan merendam kawasan di Kota Bima, NTB. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan kemunculan Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia barat daya Nusa Tenggara Barat (NTB). Sistem cuaca ini berpotensi memicu cuaca ekstrem dalam 24 jam ke depan di sejumlah wilayah.

Kepala Stasiun Meteorologi ZAM, Marlin Topan Primadi, menyatakan bahwa Bibit Siklon 97S terdeteksi berada dalam Area of Monitoring TCWC Jakarta.

“Bibit siklon ini berpotensi memberikan dampak tidak langsung terhadap cuaca ekstrem di NTB,” kata Marlin melalui prakirawan BMKG, Jumat 14 November 2025.

Berdasarkan analisis BMKG per 14 November 2025 pukul 08.00 WITA, bibit siklon ini memiliki kecepatan angin maksimum 15 knots atau sekitar 28 km/jam, dengan tekanan udara minimum 1009 hPa.

Baca Juga :  Dua Kader Muda Partai Demokrat Siap Bertarung Perebutkan Kursi Ketua DPD NTB

Marlin menambahkan, dalam 24 jam ke depan bibit siklon belum menunjukkan tanda-tanda penguatan. “Pola sirkulasinya masih lemah,” ujarnya.

BMKG memprediksi kondisi ini akan bertahan selama 48-72 jam ke depan. Bahkan, sirkulasi dan kecepatan angin berpotensi melemah seiring pergerakan bibit ke arah timur menuju selatan Pulau Rote dan Timor.

“Peluang 97S berkembang menjadi siklon tropis masih dalam kategori rendah,” tambah Marlin.

Meski demikian, BMKG memperkirakan atmosfer di sekitar NTB akan menjadi lebih labil dan memicu pertumbuhan awan konvektif cumulonimbus. Kondisi ini akan menimbulkan hujan sedang hingga sangat lebat, petir, serta angin kencang.

BMKG menyebutkan sejumlah wilayah yang berpeluang terdampak dalam 24 jam ke depan, meliputi Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima, dan Kota Bima.

Baca Juga :  Api Ludeskan 9.500 DOC dan Kandang Ayam di Suralaga

Selain hujan lebat, BMKG juga memprediksi gelombang tinggi 1,25-2,5 meter akan terjadi pada 14-16 November 2025 di Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan NTB, serta perairan utara dan selatan Selat Sape.

Marlin mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir, longsor, angin kencang, hingga banjir rob.

“Perhatikan saluran air, hindari aktivitas luar ruangan saat cuaca ekstrem, dan pangkas pohon yang rawan tumbang,” pesannya.

BMKG juga meminta pemerintah daerah mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dengan memperkuat mitigasi di tingkat lapangan.

“Koordinasi antarinstansi, pemeriksaan drainase, dan penyuluhan kepada masyarakat perlu ditingkatkan,” tutup Marlin. ***

Penulis : Harianto

Berita Terkait

Ratusan Nelayan Lombok Timur Demo Tuntut Kuota BBM Subsidi
Pemprov NTB Reformasi Pendidikan, Sinkronkan Data hingga Program Magang Jepang
Imigrasi Malaysia Deportasi 10 PMI Ilegal Asal NTB, Disnakertrans: Ada yang Kabur dari Tempat Kerja
Asrul Sani Siapkan Transformasi RSUP NTB, Ini Gebrakannya
Brigjen TNI Wawan Setiawan Nilai Pelaksanaan TMMD di Lombok Timur Sangat Baik
Ini Besaran Harga Sapi Kurban Presiden Prabowo di Lombok Timur
Dandim 1615 Lotim Tegaskan Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Terpadu Ketahanan Pangan
Polda NTB Gelar Rakernis Hukum, Kanwil Kemenkum Soroti Peluang dan Tantangan KUHP dan KUHAP Baru

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 23:30 WITA

Haerul Warisin Tekankan Legalitas Lahan demi Pastikan Tanah Ulayat Tercatat dengan Baik

Senin, 18 Mei 2026 - 22:58 WITA

Pemprov NTB Reformasi Pendidikan, Sinkronkan Data hingga Program Magang Jepang

Senin, 18 Mei 2026 - 22:38 WITA

Lombok Timur Gelar O2SN, Siapkan Atlet Muda untuk Porprov 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:01 WITA

Mulai 2027, Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib Bagi Siswa SD

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:36 WITA

Menteri Abdul Mu’ti Letakkan Batu Pertama Gedung Rektorat ITSKes Muhammadiyah Selong

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:52 WITA

Brigjen TNI Wawan Setiawan Nilai Pelaksanaan TMMD di Lombok Timur Sangat Baik

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:18 WITA

Ini Besaran Harga Sapi Kurban Presiden Prabowo di Lombok Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:10 WITA

Dandim 1615 Lotim Tegaskan Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Terpadu Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Ratusan nelayan Lombok Timur mendemo SPBN Tanjung Luar, Selasa 19 Mei 2026, menuntut Pertamina memenuhi kuota BBM subsidi yang kosong. (Foto: Lombokini.com/Andy).

Peristiwa

Ratusan Nelayan Lombok Timur Demo Tuntut Kuota BBM Subsidi

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:18 WITA

Sekda Lombok Timur Muhammad Juaini Taofik membuka O2SN tingkat kabupaten untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs di GOR Lalu Muslihin Selong, Senin 18 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/PKP Setda Lotim).

Lombok Timur

Lombok Timur Gelar O2SN, Siapkan Atlet Muda untuk Porprov 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 22:38 WITA