Wagub NTB Ajak Generasi Muda Teladani Perjuangan TGKH. Zainuddin Abdul Madjid

Senin, 10 November 2025 - 13:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wagub NTB Ajak Generasi Muda Teladani Perjuangan TGKH. Zainuddin Abdul Madjid. (Foto: Lombokini.com/Humas Pemda Lotim).

Wagub NTB Ajak Generasi Muda Teladani Perjuangan TGKH. Zainuddin Abdul Madjid. (Foto: Lombokini.com/Humas Pemda Lotim).

LOMBOKINI.com – Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, memimpin upacara penghormatan kepada arwah Pahlawan Nasional TGKH. Zainuddin Abdul Madjid, pada peringatan Hari Pahlawan Nasional, Senin 10 November 2025.

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh Edwin Hadiwijaya, turut hadir dalam rombongan Wagub dalam upacara khidmat yang berlangsung di kompleks Makam Pahlawan TGKH. Zainuddin Abdul Majid tersebut.

Selain Wagub dan Wakil Bupati, upacara ini juga mengikutsertakan jajaran Forkopimda dan OPD Pemkab Lombok Timur, Masyaikh MDQH NWDI Pancor, pengurus YPH PPD NWDI Pancor, serta para santri.

Baca Juga :  Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif

Wagub NTB menyampaikan harapannya agar generasi muda dan masyarakat tidak hanya membanggakan, tetapi juga menjadikan perjuangan dan teladan TGKH. Zainuddin Abdul Madjid sebagai inspirasi.

“Saya berharap kita tidak sekadar membanggakan Pahlawan Nasional kita ini, tetapi harus menjadikan perjuangan dan tauladan yang diajarkan sebagai inspirasi bagi kita dan generasi selanjutnya,” ujarnya.

Wagub juga menyinggung ditetapkannya Sultan Muhammad Salahuddin dari Bima sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia berharap kedua pahlawan nasional asal NTB ini dapat memompa semangat generasi muda daerah itu untuk semakin maju.

Baca Juga :  Jumlah Penduduk Lombok Timur Tembus 1,47 Juta Jiwa, Pringgabaya dan Masbagik Terpadat

Menyambut hal tersebut, Wagub tidak menampik kemungkinan adanya usulan pahlawan nasional baru dari NTB di masa mendatang.

Ia mengakui bahwa proses pengajuan dua pahlawan nasional sebelumnya membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Sultan Muhammad Salahuddin (1888-1951 M) yang merupakan Sultan Bima XIV, akhirnya mendapatkan gelar pahlawan nasional bersama sejumlah tokoh lainnya tepat pada peringatan Hari Pahlawan Nasional tahun 2025.

Sultan Muhammad Salahuddin dikenal dengan perjuangannya menentang penjajah Belanda di Bima. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim
Temui Massa Aksi, Wabup Pastikan Jalan Kalijaga Timur Diperbaiki Lewat APBD Perubahan 2026
Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:34 WITA

Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Berita Terbaru