Pemprov NTB Dukung Keberlanjutan Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia

Rabu, 22 Januari 2025 - 23:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov NTB Dukung Keberlanjutan Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia. (Foto: Lombokini.com/ntbprov.go.id).

Pemprov NTB Dukung Keberlanjutan Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia. (Foto: Lombokini.com/ntbprov.go.id).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) mendukung keberlanjutan program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia  (INOVASI) dalam pengayaan kurikulum pengajaran di sekolah.

“Dengan ditambahnya kurikulum penguatan karakter dan perubahan iklim, kami berharap ada perubahan karakter pula sejak dini tentang isu lingkungan dan pengelolaan lingkungan untuk mencegah deforestasi dengan penanaman pohon bernilai ekonomis yang juga bagian dari literasi tentang perubahan iklim”, kata Sekda NTB, H Lalu Gita Ariadi, Rabu 22 Januari 2025.

Baca Juga :  Wabup Lotim Tinjau SMPN 2 Selong, Soroti Fasilitas Minim dan Komite Vakum 6 Tahun

Sekda NTB, Miq Gite saat menerima manajer provinsi tim INOVASI, Jamaruddin didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Aidy Furqon, Kabid Pembinaan Pendididi Khusus Dikbud NTB, Hj. Eva Sofia Sari di Ruang Kerja Sekda.

Jamiruddin mengatakan, NTB merupakan provinsi mitra pertama INOVASI, dengan penambahan implementasi program yang dilakukan di lima kabupaten, yaitu Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Barat, Dompu dan Bima.

INOVASI bekerja untuk memahami dan mengatasi tantangan pembelajaran di ruang kelas, khususnya yang terkait dengan kemampuan literasi dan numerasi siswa ditambah kurikulum penguatan karakter dan perubahan iklim di Fase ketiga program ini di NTB.

Baca Juga :  Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Sementara itu Kadis Dikbud menambahkan, program ini juga akan dilaksanakan tidak saja pendidikan menengah namun juga pendidikan dasar dan dalam pendidikan inklusif.

“Kami berharap program ini juga menyentuh layanan inklusif dengan guru pendamping di sekolah sekolah luarbiasa dalam layanan rumah inklusif. Karena banyak sekolah luar biasa dengan tenaga pengajar kualifikasi guru umum”, pungkasnya.***

Berita Terkait

BPK NTB Jawab Soal BTT Rp 484 Miliar, PDIP: Jelaskan Peruntukan, Abaikan Legalitas Pergeseran
DPM Unram Siapkan Gugatan ke PTUN soal Pergeseran Dana BTT Rp 484 Miliar
Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
Wabup Lotim Tinjau SMPN 2 Selong, Soroti Fasilitas Minim dan Komite Vakum 6 Tahun
Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid
BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA
Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:10 WITA

Pemerintah NTB Kaji Kelayakan Proyek Super Grid EBT untuk Hubungkan Kepulauan Sunda Kecil

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:50 WITA

Kerja Sama Bali-NTB dan NTT Masuki Fase Implementasi Nyata

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Opini

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:37 WITA