Tim Pengmas FKUI dan Puskesmas Sembalun Skrining Anemia di SMP Negeri 1 Sembalun

Kamis, 25 Juli 2024 - 07:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim UI dan Puskesmas Sembalun Adakan Skrining Anemia di SMP Negeri 1 Sembalun. (foto: ong/istimewa)

Tim UI dan Puskesmas Sembalun Adakan Skrining Anemia di SMP Negeri 1 Sembalun. (foto: ong/istimewa)

LOMBOKINI.com – Kesehatan adalah aspek penting yang mempengaruhi kemampuan seseorang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk dalam proses belajar mengajar. Kondisi kesehatan siswa sangat penting agar dapat menyerap informasi yang disampaikan oleh guru secara maksimal.

Sebagai langkah pencegahan dan peningkatan kesehatan, Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (Pengmas FKUI), bekerja sama dengan Puskesmas Sembalun, mengadakan kegiatan Skrining Anemia (HB) untuk siswa-siswi di SMP Negeri 1 Sembalun.

Kegiatan penjaringan kesehatan anak sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Acara berlangsung di Laboratorium SMP Negeri 1 Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, pada Rabu, 24 Juli 2024.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FKUI, dr. Erfi Prafiantini menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan kesehatan yang bertujuan mendeteksi dini masalah kesehatan pada siswa agar segera mendapatkan penanganan.

Baca Juga :  Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Selain itu, kata dia kegiatan ini juga mengumpulkan data kesehatan untuk menilai perkembangan kesehatan peserta didik.

“Kami sudah bekerja sama dengan Puskesmas Sembalun sejak tahun 2019, khususnya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Sembalun, terutama di kalangan siswa,” sambung dr. Erfi.

Dia menjelaskan, bahwa sebelumnya UI telah melakukan program pengabdian masyarakat lainnya, seperti penanganan masalah gizi pada balita pasca gempa bumi tahun 2018, dan pemberian makanan tambahan berbasis bahan pangan lokal pada tahun 2022.

“Tahun ini, kami fokus pada skrining kesehatan anak sekolah, termasuk pemeriksaan gizi, mata, gigi, dan kebersihan diri seperti mulut, rambut, dan anggota badan lainnya,” terang dr Erfi.

Baca Juga :  IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud

Selain pemeriksaan kesehatan, tim juga memberikan edukasi tentang anemia, terutama kepada siswi, serta distribusi tablet tambahan darah sebagai bagian dari kampanye “Kita Remaja Tanpa Anemia (KIRANA).”

Kepala SMP Negeri 1 Sembalun, melalui guru bidang kesiswaan, Siti Mariani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada FKUI dan Puskesmas Sembalun atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa-siswi kami, mereka sangat antusias mengikutinya. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin,” ujar Siti.

Program ini telah berlangsung lama di Puskesmas Sembalun, di mana setiap Sabtu setelah sarapan, seluruh siswi diberikan tablet penambah darah.

“Kami sangat mendukung program ini demi kesehatan anak-anak. Kami berharap kegiatan ini terus dilaksanakan”, katanya.***

Penulis : Ong

Berita Terkait

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan
Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Belum Dapat Kejelasan, Bantuan Stimulan Tak Tepat Sasaran
Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur
Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis
Lantik Pengurus Kwarcab, Bupati Lombok Timur Minta Pramuka Perkuat Karakter Generasi Muda
Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WITA

Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 

Rabu, 22 April 2026 - 10:52 WITA

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA