Prabowo Resmikan Ditjen Pesantren untuk Perkuat Ekosistem Pendidikan Keagamaan

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 17:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Resmikan Ditjen Pesantren untuk Perkuat Ekosistem Pendidikan Keagamaan. (Foto: Lombokini.com).

Presiden Prabowo Resmikan Ditjen Pesantren untuk Perkuat Ekosistem Pendidikan Keagamaan. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah strategis dengan meresmikan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren melalui Kementerian Agama. Langkah konkret ini menjadi momentum Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 1447 Hijriah untuk memperkuat ekosistem pendidikan keagamaan.

Dalam sambutannya yang kanal YouTube Sekretariat Presiden tayangkan pada Sabtu, 25 Oktober 2025, Prabowo menyatakan restunya atas usulan pembentukan direktorat jenderal tersebut.

“Saya menyampaikan bahwa saya telah merestui usulan pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren. Kebijakan ini menunjukkan prioritas strategis pemerintah untuk memperhatikan, melindungi, memperkuat, dan meningkatkan kesejahteraan pondok pesantren,” kata Prabowo.

Presiden menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh santri, santriwati, kiai, nyai, dan keluarga besar pondok pesantren di Indonesia. Ia mengajak seluruh bangsa untuk mengenang semangat juang para santri.

Baca Juga :  Londo Ireng dan Malu Menjadi Indonesia  (terbuka untuk Prabowo Subianto)

“Di Hari Santri ini, kita mengenang semangat juang para santri yang dengan ilmu, iman, takwa, dan cinta tanah air turut merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.

Prabowo menegaskan kontribusi besar para santri dalam sejarah bangsa, seperti Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang KH Hasyim Asy’ari pelopori. Menurutnya, semangat jihad yang para santri gelorakan delapan dekade silam tetap relevan untuk menjaga keutuhan bangsa dengan ilmu dan keimanan.

Tema HSN tahun ini, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia,” mencerminkan tekad santri masa kini. Prabowo menegaskan bahwa santri harus mampu menjadi bagian dari kemajuan global tanpa kehilangan akar nilai keislaman dan keindonesiaan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran

“Saya percaya, santri hari ini bukan hanya penjaga moral bangsa, tetapi juga pelopor kemajuan,” tegasnya.

Sebelum mengakhiri pesannya, Presiden meneguhkan tekad untuk mengawal kemerdekaan menuju peradaban yang berkeadilan, berakhlak, dan bermartabat. Ia menyampaikan doa bagi seluruh santri, santriwati, kiai, dan nyai di seluruh penjuru negeri.

“Selamat Hari Santri Nasional 1447 Hijriah. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan meridai para santri, santriwati, kiai, nyai, dan seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Presiden. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

BGN Kembali Salurkan MBG dan Serap Masukan dari Pelaksana di Lapangan
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB
Hashim Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia, Dorong Perempuan Awasi Program Pemerintah
Akademisi Puji Pidato Presiden Prabowo, Sebut Beri Pencerahan Visi Bangsa
APPMBGI Serahkan SK Pengurus DPD NTB, Kritisi Carut-marut Program MBG
Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional
Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Distribusi Normal

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:32 WITA

Lombok Barat Dikutuk Guru Dane

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:13 WITA

Iqbal-Dinda: Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di NTB      

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:53 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:44 WITA

Bangkitnya Kelas Menengah: Kurva Gajah   

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:11 WITA

Mendedah Era Reformasi: Sebuah Refleksi   

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:12 WITA

Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:48 WITA

ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah’ dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:33 WITA

Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 

Berita Terbaru