TGH-Jadi Tawarkan Visi Selaras dengan Program Pemerintah Pusat untuk Hindari Pemborosan Anggaran

Kamis, 11 Juli 2024 - 08:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TGH Hazmi Hamzar sisi kanan bersama H Lalu Satriadi sisi kiri. (sumber: www.lombokini.com)

TGH Hazmi Hamzar sisi kanan bersama H Lalu Satriadi sisi kiri. (sumber: www.lombokini.com)

LOMBOKINI.com – TGH Hazmi Hamzar secara resmi mengumumkan pencalonannya sebagai bakal calon bupati Lombok Timur bersama H Lalu Satriadi sebagai wakilnya. Pasangan TGH-Jadi mengusung visi besar “Lombok Timur Sehat”, selaras dengan program pemerintah pusat untuk kesejahteraan masyarakat.

Juru Bicara Pasangan TGH-Jadi, Dr. H. Hamidi mengatakan, dalam era otonomi daerah, peran kepala daerah sangat penting dalam pembangunan dan kemajuan wilayahnya.

Namun, di tengah tantangan yang semakin kompleks, calon kepala daerah diingatkan untuk menyelaraskan misinya dengan program pemerintah pusat.

“Hal ini penting agar tidak terjadi pemborosan anggaran daerah yang bisa merugikan masyarakat,”ujar Hamidi, Rabu 10 Juli 2024.

Ia menyebut, Pasangan TGH-Jadi menawarkan komitmen untuk membawa perubahan signifikan dalam misinya Lombok Timur sehat di lima bidang utama yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, pembangunan, dan budaya.

Menurutnya, lima bidang utama di tawarkan TGH-Jadi, selaras dengan program pemerintah pusat agar dapat memberikan beberapa manfaat. “Tawaran ini juga tidak lepas dari kajian TGH Hazmi dan Lalu Satriadi tentang kondisi Lombok Timur,”ungkap Hamidi.

Baca Juga :  DPD PDIP NTB Peringati 30 Tahun Kudatuli, Refleksi Perjuangan Demokrasi

Keselarasan misi TGH-Jadi sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Lombok Timur, maka pasangan ini memastikan bahwa sumber daya yang ada digunakan secara efektif dan efisien.

“Dengan mengikuti arahan dan kebijakan pemerintah pusat, maka dapat menghindari duplikasi program yang tidak perlu, sehingga anggaran dapat dialokasikan untuk proyek yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,”jelas Hamidi.

Selanjutnya, sinkronisasi program juga membantu dalam mendapatkan dukungan dan pendanaan tambahan dari pemerintah pusat. Program-program yang selaras dengan prioritas nasional lebih mungkin mendapatkan bantuan finansial dan teknis, sehingga beban anggaran daerah bisa lebih ringan.

Ketiga, dengan misi yang sejalan dengan pemerintah pusat, pembangunan di daerah dapat berlangsung lebih harmonis dan terintegrasi. Misalnya, dalam hal pembangunan infrastruktur, program nasional pemerintah pusat seperti pembangunan jalan usaha tani dan pariwisata ekonomi kreatif. Ini bisa lebih mudah dilanjutkan di tingkat daerah jika ada dukungan penuh dari kepala daerah.

Baca Juga :  DPD PDIP NTB Peringati 30 Tahun Kudatuli, Refleksi Perjuangan Demokrasi

“Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa setiap daerah memiliki kebutuhan dan karakteristik yang unik, diperlukan kajian riset. Kajian ini sudah dilakukan oleh kedua pasangan ini,”kata Juru Bicara pasangan TGH-Jadi.

“Tagline Lombok Timur Sehat ini, bagian dari penyesuaian program pusat dengan kondisi daerah kita saat ini,” sambung Hamidi.

Ia menjelaskan, Tagline Lombok Timur Sehat tidak hanya misi yang realistis dan selaras dengan program pemerintah pusat demi kemajuan daerah, tetapi juga demi kesejahteraan seluruh masyarakat Lombok Timur.

Dengan demikian, melalui misi yang sinergis dan terarah, kita berharap Lombok Timur dapat berkembang secara optimal tanpa harus menghadapi kendala anggaran yang berlebihan. (lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

DPD PDIP NTB Peringati 30 Tahun Kudatuli, Refleksi Perjuangan Demokrasi
Rumah Aspirasi Lombok Timur Diresmikan, Rachmat Hidayat: Kawal Keluhan Warga hingga Tuntas
PDIP Lombok Tengah Gelar Donor Darah dan Pengobatan Gratis Peringati Bulan Bung Karno
Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027
DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal
Komisi IV DPRD Soroti ‘Darurat Data’ Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset
Mori Hanafi Dinilai Miliki Modal Politik Mengilap untuk Pilgub NTB 2029
Mi6: Oke Wiredarme Hadirkan Warna Baru dalam Bursa Musda Demokrat NTB

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:45 WITA

TGB Peringatkan Akun Islami Pemecah Belah sebagai Proksi Dajjal

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:50 WITA

Kafilah Lombok Timur Raih Prestasi Gemilang di MTQ NTB, Selaras dengan Semangat Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:07 WITA

Sentilan Kiki Sulistyo: Kepopuleran Sastra dan Bagaimana Hilangnya Insting Manusia di Zaman Digital ini

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:34 WITA

Bupati Lombok Barat Lepas 54 Kafilah, Target Juara Umum MTQ NTB

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WITA

Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 10:30 WITA

Qoriah Asal Lombok Tengah Harumkan NTB di MTQ Internasional 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:25 WITA

Majelis Ta’lim Darunnajah Gelar Ziarah Mahabbah Kubra, Rawat Sanad Keilmuan Ulama Lombok Timur

Senin, 16 Maret 2026 - 00:55 WITA

Warga Lengkok Embuk Mamben Lauk Khidmati Peringatan Nuzulul Qur’an, Hadirkan Qori Internasional dan Nasional

Berita Terbaru

Tim KPK RI meninjau penerapan indikator Desa Antikorupsi di Desa Kumbang, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, Selasa 28 Juli 2026. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur

Selasa, 28 Jul 2026 - 19:07 WITA