Madrasah NBDI Sebuah Inspirasi untuk Emansipasi Perempuan

Senin, 22 April 2024 - 06:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Rektor Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Dr. H. Abdul Hayyi Akrom, M.MPd,. (sumber:istimewa)

Wakil Rektor Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Dr. H. Abdul Hayyi Akrom, M.MPd,. (sumber:istimewa)

LOMBOKINI.com Wakil Rektor Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Dr. H. Abdul Hayyi Akrom, M.MPd, menekankan pentingnya masyarakat untuk mengambil inspirasi dan pelajaran dari sejarah pendirian Madrasah Nahdhatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI). Madrasah ini didirikan pada 21 April 1943 oleh pahlawan nasional asal NTB TGKH. Muhammad Zaenuddin Abdul Majid.

Madrasah NBDI merupakan sekolah pertama di Pulau Lombok yang didedikasikan khusus untuk pendidikan kaum perempuan.

“Sejak pendiriannya, NBDI telah menjadi tonggak penting dalam kemajuan pendidikan perempuan di Indonesia,”sebut Dr. Hayyi Akrom, melalui keterangan resminya pada minggu 21 April 2024.

Baca Juga :  Kawal Fisik dan Mental Kafilah MTQ Lombok Timur, Tim Medis Antisipasi Stres dan Masalah Lambung

Dr. Hayyi Akrom menyatakan bahwa tanggal 21 April 1943 tidak hanya bersejarah bagi pendidikan perempuan, tetapi juga bagi bangsa Indonesia secara keseluruhan.

Tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Kartini, hari emansipasi perempuan Indonesia, yang merupakan hari lahir Raden Ajeng Kartini di Jepara, Jawa Tengah.

Pendirian NBDI merupakan wujud dari kejeniusan ulama asal Lombok, TGKH. Zaenuddin Abdul Majid, yang menjadi awal dari kesadaran dan gerakan partisipasi kolektif perempuan di Indonesia.

Baca Juga :  Buka TC MTQ XXXI, Wabup Lotim Ingatkan Faktor Nonteknis

Meskipun dihadapkan pada berbagai ujian dan tantangan, baik dari penjajah maupun dari kelompok bangsa sendiri, TGKH. Zaenuddin Abdul Majid tetap kokoh dalam tekadnya untuk memberikan pendidikan terbaik bagi kaum perempuan.

Menyambut HUT 81 tahun Madrasah NBDI, Dr. Hayyi Akrom mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil inspirasi dari kepeloporan pendirian NBDI dalam memajukan Indonesia.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas dan teknologi modern sebagai sarana untuk memajukan bangsa.***

Berita Terkait

DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal
Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya
Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman
DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI
Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin
Komisi IV DPRD Soroti ‘Darurat Data’ Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset
Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal
PDAM Lombok Timur Ungguli BUMD Lain dalam Kepuasan Publik

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WITA

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:28 WITA

Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Senin, 1 Juni 2026 - 10:30 WITA

Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru