Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Kamis, 20 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan warga Kalijaga Timur dan mahasiswa LMND-PMII mendesak Pemda Lotim memperbaiki jalan rusak akibat truk galian C dalam aksi di Kantor Bupati, Kamis 20 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

Ratusan warga Kalijaga Timur dan mahasiswa LMND-PMII mendesak Pemda Lotim memperbaiki jalan rusak akibat truk galian C dalam aksi di Kantor Bupati, Kamis 20 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Ratusan warga Desa Kalijaga Timur bersama elemen mahasiswa dari LMND dan PMII yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Kemerdekaan Merah Putih mengepung Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis 20 Agustus 2026.

Massa menuntut pemerintah daerah segera memperbaiki ruas jalan Bagik Nyaka-Kalijaga Timur-Korearleko yang rusak parah akibat aktivitas truk pengangkut material tambang galian C.

Aktivitas truk tanpa penutup terpal itu tidak hanya merusak aspal, tetapi juga menimbulkan polusi debu parah dan menghambat mobilitas warga setempat.

Dalam orasinya, massa juga menyoroti insiden tabrakan yang melibatkan dump truk pengangkut galian C hingga merusak fasilitas umum, seperti gardu dan pembatas jalan.

Baca Juga :  Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan

Mereka menekan pihak sopir dan oknum terkait agar bertanggung jawab atas kerusakan fasilitas tersebut.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Munajip, secara tegas mempertanyakan kepastian anggaran, jadwal, dan target penyelesaian perbaikan jalan dari Bupati Lombok Timur.

Ia mendesak bupati hadir langsung menjumpai warga dan meninjau kondisi jalan di Kalijaga Timur.

“Kami mendesak Bupati Lombok Timur meninjau lokasi dan mendesak DPRD Lombok Timur melakukan audit teknis terhadap dampak kendaraan pengangkut material tambang terhadap kerusakan jalan,” ujar Munajip di depan gedung DPRD.

Kepala Desa Kalijaga Timur, Hiswaton, membantah jika pihak desa menjadi penyebab utama kemarahan warga.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah desa telah berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Baca Juga :  Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Namun, Hiswaton menyayangkan janji pemerintah daerah yang berulang kali mengingkari komitmen perbaikan.

“Pemerintah daerah berjanji menyelesaikan masalah ini pada 2024, lalu kembali berjanji pada 2025, bahkan hingga 17 Agustus 2026, tetapi tidak satu pun janji itu mereka tepati,” tegasnya.

Wakil Bupati Lombok Timur, Moh Edwin Hadiwijaya, menerima perwakilan massa aksi.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah membahas anggaran APBD 2026 bersama DPRD Lombok Timur.

“Anggaran tahun 2026 untuk pembangunan infrastruktur di Desa Kalijaga Timur sedang kami bahas di DPRD pada bulan Agustus ini,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta
Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun
Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan
Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT
AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:01 WITA

Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Berita Terbaru

Dr. Maharani, peneliti Lombok Research Center (LRC), memaparkan materi tentang penguatan kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Seco Cafe, PTC Pancor, Lombok Timur, Selasa (20/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Opini

Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:44 WITA