Tabung Elpiji 3 Kg Meledak di Lombok Timur, Pemilik Rumah Luka Bakar Serius

Rabu, 3 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tabung Gas Meledak di Lombok Timur, Seorang Warga Alami Luka Bakar Serius. (Foto: Lombokini.com/Polres Lotim).

Tabung Gas Meledak di Lombok Timur, Seorang Warga Alami Luka Bakar Serius. (Foto: Lombokini.com/Polres Lotim).

LOMBOKINI.com – Tabung gas elpiji 3 kilogram meledak di sebuah rumah di Dusun Bukit Durian Utara, Desa Perigi, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur, Rabu 3 Desember 2025 sekitar pukul 10.00 Wita. Ledakan itu mengakibatkan pemilik rumah, Eli Ardayani (27), mengalami luka bakar serius.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nicolas Osman, mengkonfirmasi kejadian ini melalui siaran tertulis. “Kami masih melakukan pemeriksaan lanjutan di lokasi dan terhadap sejumlah saksi,” katanya.

Dua warga setempat, Satriani (31) dan Inaq Rayan (38), menyaksikan kejadian tersebut.

Berdasarkan penyelidikan sementara polisi, korban sebelumnya menyalakan kompor gas di dapurnya untuk memasak sekitar pukul 09.00 Wita, namun kompor tidak menyala.

Baca Juga :  LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Eli Ardayani kemudian meninggalkan rumah untuk menjenguk keluarganya di Puskesmas Labuhan Lombok.

Sekitar pukul 10.00 Wita, setengah jam setelah kembali, ia mencoba menyalakan kompor kembali. Saat itulah ledakan besar terjadi di dapur.

Korban langsung berlari keluar rumah sambil berteriak minta tolong. Warga sekitar dan perangkat desa kemudian mengevakuasinya menggunakan ambulans desa menuju Puskesmas Suela.

Dokter Puskesmas Suela, dr. Luluk, menyatakan korban mengalami luka bakar yang cukup serius.

“Korban mengalami luka bakar pada bagian wajah, leher, kedua tangan, dan lutut, dengan total mencapai 36 persen,” jelas Luluk. Tim medis kemudian merujuk Eli Ardayani ke RSUD Labuhan Haji untuk perawatan lebih intensif.

Baca Juga :  Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Nicolas Osman menduga ledakan terjadi akibat penumpukan gas di dapur yang minim ventilasi.

“Kelalaian menjadi kemungkinan penyebab. Korban sebelumnya menyalakan kompor dalam kondisi gas masih ‘on’ namun tidak menyala. Saat ditinggal sekitar satu jam, gas memenuhi ruangan dan akhirnya meledak ketika dinyalakan kembali,” ujarnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kondisi tabung, regulator, dan selang gas dalam keadaan aman.

“Pastikan juga ventilasi dapur cukup sebelum menyalakan kompor,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan
Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:56 WITA

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Selasa, 8 September 2026 - 20:10 WITA

Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:43 WITA

Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA