Tim Pansel Serahkan Tiga Nama Calon Sekda NTB ke Gubernur

Jumat, 9 Januari 2026 - 21:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pansel menyerahkan tiga nama calon Sekda NTB ke Gubernur, yakni Ahsanul Khalik, Ahmad Saufi, dan Abul Chair. (Foto: Lombokini.com).

Tim Pansel menyerahkan tiga nama calon Sekda NTB ke Gubernur, yakni Ahsanul Khalik, Ahmad Saufi, dan Abul Chair. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Tim Panitia Seleksi (Pansel) Calon Sekretaris Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) menyerahkan tiga nama terpilih kepada Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. Ketiga aparatur sipil negara (ASN) itu lolos sebagai kandidat utama untuk menduduki posisi Sekda definitif.

Ketua Tim Pansel Daerah Sekda NTB, Prof. Riduan Mas’ud, menyatakan timnya telah menyelesaikan tahap seleksi dari sepuluh pelamar.

“Kami sudah menyerahkan hasil penilaian terhadap sepuluh calon. Nilai mereka tidak jauh berbeda,” ujar Riduan di Pendopo Gubernur NTB, pada Jumat 9 Januari 2016 didampingi anggota pansel Prof. Lalu Wiresapta Karyadi.

Karyadi menambahkan, tim harus memeras daftar tersebut menjadi tiga besar karena selisih nilai antarcalon sangat tipis, hanya berkisar di angka “nol koma”. “Secara kapasitas dan kapabilitas, kesepuluh calon ini nyaris setara. Kami bersyukur proses perembukan tidak berlarut-larut karena perbedaannya sangat kecil,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Lombok Timur Terima Kunjungan Tim Monitoring Stunting dari Bank Dunia dan Pusat

Riduan memaparkan tiga nama dengan nilai tertinggi tersebut, yaitu: Abul Chair (Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Timur), Ahmad Saufi (Asisten Deputi Pemberdayaan dan Peningkatan Prestasi Bangsa Kemenko PMK), dan Ahsanul Khalik (Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik NTB). “Selisih nilai ketiganya juga sangat sedikit,” katanya.

Tim pansel berencana membuka besaran nilai ketiga calon secara terbuka pada Jumat malam dalam pertemuan dengan Gubernur NTB.

Baca Juga :  Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD, Bupati Lotim Paparkan Realisasi Pendapatan 101 Persen

“Ini kami lakukan untuk memastikan objektivitas tanpa intervensi. Tidak ada yang kami tutupi,” tegas Riduan.

Ia juga menepis isu tentang “calon impor”, dengan menegaskan semua peserta adalah pejabat terbaik. Tim menilai dari berbagai aspek, termasuk pemahaman kedaerahan dan kemampuan penyelesaian masalah di NTB. Penilaian melibatkan tidak hanya pansel daerah tetapi juga tim dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Untuk tahap selanjutnya, Gubernur NTB akan meneruskan ketiga nama tersebut kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk penentuan akhir. “Kewenangan sekarang berada di tangan gubernur dan pusat. Tugas kami sudah selesai,” pungkasnya.***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kejati NTB Periksa Mantan Sekda Lalu Gita atas Dugaan Korupsi Motocross 2023
Gandeng UMJ, Pemkab Lotim Matangkan Aplikasi EWS ‘Gumi Sasak’ Berbasis Kearifan Lokal
Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD, Bupati Lotim Paparkan Realisasi Pendapatan 101 Persen
PW Pemuda NW NTB Gelar Diskusi dan Bakti Sosial ‘Desa Berdaya’ di Sembalun
Perkuat Pengamanan KEK Mandalika, Gubernur NTB dan Danjen Kopassus Lepas Konvoi Taktis
Daftar Mutasi Polda NTB: 13 Kapolres hingga Pejabat Utama Dirotasi Kapolri
BRI Kembalikan Dana Rp 1,4 Miliar ke Kas Daerah, Pemda Lotim Siap Salurkan Ulang Bantuan UMKM di APBD Perubahan 2026
Pemda Lombok Timur Tata Wajah Baru Kota Selong, Pembangunan Gedung MICE dan Food Court Center Dimulaikan pada Oktober 2026

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:31 WITA

Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:49 WITA

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WITA

Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:55 WITA

Aliansi Pemuda Tuding Bulog Lotim Lakukan Pungli dan Gandeng Barang, Kepala Cabang Siap Tindak Oknum

Senin, 22 Juni 2026 - 10:28 WITA

Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lombok Timur Gelar Rangkaian Aksi Sosial, Jaga Lingkungan hingga Bedah Rumah Dinas

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:30 WITA

Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027

Berita Terbaru