Tiga Pilar Jadi Syarat Mutlak Pengembangan Pariwisata Sembalun

Kamis, 1 Januari 2026 - 21:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh Adat Sembalun Tegaskan Tiga Pilar Pariwisata Berkelanjutan di Bawah Rinjani. (Foto: Lombokini.com).

Tokoh Adat Sembalun Tegaskan Tiga Pilar Pariwisata Berkelanjutan di Bawah Rinjani. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Tokoh masyarakat dan adat di Sembalun, Lombok Timur, menegaskan tiga pilar vital untuk membangun pariwisata berkelanjutan. Pernyataan ini mengiringi upaya memproyeksikan kawasan dengan panorama Gunung Rinjani itu menjadi destinasi berbasis kawasan terintegrasi.

Mertawi, tokoh masyarakat dan anggota Majelis Adat Sasak (MAS) Kepaeran Khusus Sembalun, menekankan bahwa pembangunan pariwisata harus berpegang pada tiga prinsip dasar.

“Pertama, lingkungan harus tetap lestari. Kedua, kekokohan budaya lokal harus terjaga. Ketiga, harus ada keselarasan dengan nilai-nilai agama,” tegasnya di Sembalun, Kamis 1 Januari 2026.

Ia menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap maraknya pembangunan di lahan miring yang berpotensi merusak lingkungan.

“Kondisi ini sudah hampir lost control. Kami dari majelis adat sangat prihatin,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi

Mertawi mengakui keterbatasan pihaknya dalam mengatasi masalah ini karena belum adanya payung hukum yang kuat, seperti peraturan daerah atau moratorium resmi dari pemerintah. Ia juga menyoroti lambannya proses penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk kawasan Sembalun dan Jerowar bagian selatan.

“Dari dulu RDTR ini sering kami bahas, tapi ujung-ujungnya hilang tanpa kejelasan,” tandasnya.

Kondisi tata kelola yang belum optimal ini turut berdampak pada menurunnya kunjungan wisatawan ke Sembalun. Minimnya infrastruktur dan fasilitas pendukung menjadi keluhan utama di samping faktor cuaca.

Sebelumnya, Solidaritas Masyarakat Peduli Sembalun (SMPS) telah menyampaikan aspirasi mereka kepada Dinas Pariwisata Lombok Timur. Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Widayat, menyambut baik gagasan pengembangan wisata berbasis kawasan tersebut.

Baca Juga :  Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun

“Konsep ini perlu segera kami rumuskan dan bahas bersama,” ujarnya.

Camat Sembalun, Suherman, menyatakan bahwa Bupati Lombok Timur merespons positif wacana ini. “Bupati Lotim sangat welcome dengan gagasan ini,” terang Suherman.

Ia menjelaskan, pengembangan berbasis kawasan akan menempatkan komunitas lokal sebagai pintu masuk utama bagi wisatawan.

Sementara itu, Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) tetap memegang kewenangan atas aktivitas pendakian Gunung Rinjani.

“TNGR fokus pada konservasi, sedangkan pengelolaan wisata Sembalun kami kembangkan secara terintegrasi. Semua ini harus kami bahas bersama,” pungkas Suherman.

Dengan mengedepankan tiga pilar keberlanjutan, Sembalun berharap dapat bangkit sebagai destinasi unggulan yang tertata dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat lokal. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani
Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi
Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Rabu, 2 September 2026 - 10:29 WITA

Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:15 WITA

TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:30 WITA

Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur

Berita Terbaru