SMKN 1 Jerowaru Catat Rekor Kehadiran Guru Tertinggi di Lombok Timur via E-Sensi

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 16:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMKN 1 Jerowaru Raih Rekor Kehadiran Guru Tertinggi di Lombok Timur via E-Sensi. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

SMKN 1 Jerowaru Raih Rekor Kehadiran Guru Tertinggi di Lombok Timur via E-Sensi. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

LOMBOKINI.com Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Dikbud Lombok Timur, H. Saiful Islam, S.Pd., M.Pd., meyampaikan SMKN 1 Jerowaru sebagai sekolah dengan tingkat kehadiran guru tertinggi se-Lombok Timur berdasarkan aplikasi presensi online E-Sensi.

Ia mengumumkan prestasi ini saat inspeksi mendadak (Sidak) bersama Kasi GTK dan Operator KCD di SMKN 1 Jerowaru, pada Sabtu 16 Agustus 2025.

Baca Juga :  80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

“Dari 60% sekolah yang saya kunjungi, kehadiran guru di sini terbaik!” tegas Saiful Islam.

Saiful menyampaikan apresiasi sekaligus mengingatkan para guru untuk tidak menyepelekan E-Sensi. “Pelanggaran berisiko sanksi ringan hingga berat,” tegasnya.

Baca Juga :  Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS

Prestasi ini berasal dari pembinaan intensif Kepala SMKN 1 Jerowaru, Azany Muzammil Massany. Azany mengedepankan disiplin kehadiran berbasis bukti presensi E-Sensi.

E-Sensi (Sistem Informasi Presensi Terintegrasi) Pemprov NTB mencatat kehadiran ASN secara elektronik. Aplikasi ini bertujuan meningkatkan disiplin kerja dan akurasi data pegawai. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Wabup Lotim Tinjau SMPN 2 Selong, Soroti Fasilitas Minim dan Komite Vakum 6 Tahun
Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid
Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS
80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026
Menulis untuk Merapikan Pikiran, Begitu Modal Dasar Meditasi yang Baik
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu
Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman
DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:31 WITA

Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:44 WITA

Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:59 WITA

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:18 WITA

Menulis untuk Merapikan Pikiran, Begitu Modal Dasar Meditasi yang Baik

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:08 WITA

DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Berita Terbaru

Yuspianal Imtihan. (Foto: Lombokini.com).

Sastra

CERPEN Yuspianal Imtihan: Warisan Ilmu Kecepatan Tangan

Kamis, 6 Agu 2026 - 05:34 WITA