Siswa Kelas 1 SD di Lombok Timur Diduga Alami Patah Tulang Akibat Diinjak Teman

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa Kelas 1 SD di Lombok Timur Diduga Alami Patah Tulang Akibat Diinjak Teman. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Siswa Kelas 1 SD di Lombok Timur Diduga Alami Patah Tulang Akibat Diinjak Teman. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com – Seorang siswa kelas 1 Sekolah Dasar (SD) di Lombok Timur harus menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. R. Soedjono Selong setelah diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekolahnya. Korban berinisial MHASF menderita memar dan patah tulang pada kaki kirinya.

Ayah korban, Supriadi, mengungkapkan keluarganya baru mengetahui penyebab sebenarnya setelah meminta penjelasan langsung kepada sang anak.

“Dia bilang kakinya diinjak. Kami juga melihat ada memar di kakinya dan badannya,” jelas Supriadi Selasa 3 Februari 2026.

Baca Juga :  Pemkab Lotim Evaluasi PAD, Bupati Sebut 2026 Tahun Berat

Keluarga semula mengira MHASF hanya sakit biasa dengan gejala demam tinggi dan sulit berjalan. Mereka baru membawa korban ke fasilitas kesehatan sehari setelah kejadian yang diduga terjadi pada Kamis 29 Januari 2026. Pihak medis lalu merujuknya ke RSUD Selong untuk penanganan lebih lanjut.

“Sudah tiga hari dirawat di RSUD. Sekarang masih menunggu hasil rontgen, apakah perlu operasi atau tidak,” papar Supriadi.

Supriadi menyatakan komunikasi dengan pihak sekolah hingga kini belum membuahkan kejelasan penyelesaian. Keluarga masih menunggu langkah konkret dari sekolah terkait kejadian tersebut.

Baca Juga :  Haerul Warisin Tekankan Legalitas Lahan demi Pastikan Tanah Ulayat Tercatat dengan Baik

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, M. Nurul Wathoni, mengaku belum menerima laporan resmi. Ia berjanji akan mengecek langsung ke rumah sakit.

“Terima kasih atas informasinya. Saya akan mengecek langsung dengan mendatangi RSUD Selong,” pungkasnya.

Sementara itu, Polsek Pringgabaya sedang mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak untuk mendalami kronologi kejadian.

“Proses klarifikasi masih berlangsung,” kata aparat kepolisian setempat. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani
Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026
Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini
Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri
Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak
Penguatan TC Berjenjang Dongkrak Kemampuan Kafilah MTQ Lotim, Pelatih Antisipasi Jeda Lomba
Danrem 162 dan Bupati Lombok Timur Tutup TMMD ke-128

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:13 WITA

Polri Luncurkan SIM Digital, Pengendara Cukup Tunjukkan di Ponsel

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:35 WITA

SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional Perkuat Tata Kelola Desa

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:53 WITA

Cadangan Beras RI Tembus Rekor 5,37 Juta Ton, Wamentan: Tertinggi dalam Sejarah

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:01 WITA

Mulai 2027, Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib Bagi Siswa SD

Senin, 4 Mei 2026 - 23:30 WITA

Zulhas: Koperasi Merah Putih Menjadi Offtaker, Agen Pupuk Bersubsidi dan Penyalur Gas 3 Kg

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:12 WITA

Prabowo Keluarkan Keppres Satgas PHK untuk Lindungi Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:31 WITA

Prabowo Buka Baju dan Peluk Buruh Usai Pidato May Day di Monas

Berita Terbaru