Penemuan Jamur Morel di Gunung Rinjani Membuat Heboh Kalangan Pecinta Kuliner dan Peneliti

Sabtu, 22 Juli 2023 - 11:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jamur Morel, atau Morchella aff. deliciosa, ditemukan di Taman Nasional Gunung Rinjani.  (TNGR)

Jamur Morel, atau Morchella aff. deliciosa, ditemukan di Taman Nasional Gunung Rinjani. (TNGR)

LOMBOKINI.com – Baru-baru ini, Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menjadi sorotan para pecinta kuliner dan peneliti alam setelah tim peneliti berhasil menemukan spesies jamur langka yang sangat bernilai, yaitu Jamur Morel (Morchella aff. deliciosa).

Jamur ini terkenal karena keunikan dan cita rasanya yang lezat, serta kandungan antioksidan yang tinggi sebagai anti kanker.

Jamur Morel, atau Morchella aff. deliciosa, adalah spesies jamur edible yang memiliki harga tinggi di pasar internasional. Jamur ini umumnya hanya tumbuh di musim-musim tertentu dan ditemukan di dinding tanah serta lateral yang sejajar dengan permukaan tanah.

Ternyata, keberadaannya juga dapat ditemukan di ketinggian sekitar 1500 mdpl di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Tim peneliti dari TNGR bekerja sama dengan Tim Peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan Bogor, melakukan penelitian mendalam terhadap Jamur Morel yang ditemukan di Gunung Rinjani.

Hasil penelitian mengejutkan bahwa morel yang ada di daerah ini merupakan spesies Morchella crassipes, satu-satunya morel yang ditemukan pertama kali di hutan tropis Indonesia. Sebelumnya, jenis jamur Morel hanya diketahui tumbuh di daerah beriklim temperate.

Baca Juga :  Soal Anjing Liar, Wabup Lombok Timur: Sterilisasi Lebih Efektif daripada Eliminasi

Dengan penemuan ini, peneliti berharap dapat mengembangkan media tumbuh yang tepat untuk membudidayakan Jamur Morel di lapangan.

Apabila pengembangan ini berhasil, masyarakat di lingkar TNGR berpotensi untuk melakukan budidaya jamur ini secara lebih luas.

Oleh karena itu, tim peneliti telah mengajukan perlindungan sumberdaya genetik Jamur Morel dalam bentuk Hak Paten Jamur Morel kawasan TNGR ke Dirjen HAKI.

Kepala TNGR, Dedy Asriady, menyampaikan bahwa penemuan ini merupakan tonggak bersejarah bagi kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani dan Indonesia secara keseluruhan.

“Kami berharap penemuan jamur langka ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar melalui potensi pengembangan budidaya jamur Morel, sehingga dapat memberikan nilai ekonomi yang signifikan,” ucapnya, kepada media, Sabtu, 22 Juli 2023.

Baca Juga :  87 Kepala Desa Purna Tugas di Lombok Timur Terima JHT Rp 844 Juta

Sementara itu, para pecinta kuliner juga antusias menyambut penemuan ini. Jamur Morel dikenal dengan tekstur yang unik dan cita rasa yang istimewa, membuatnya menjadi incaran para koki profesional dan penggemar kuliner.

Dengan kehadiran Jamur Morel yang diproduksi secara lokal, diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor dan mendukung industri kuliner Indonesia. Harapan semua pihak adalah perlindungan dan pengelolaan sumber daya alam yang bijaksana.

“Alam bukan hanya warisan nenek moyang kita, tetapi juga ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang harus dijaga dan dilestarikan untuk generasi mendatang,” tegas Dedy.

Penemuan ini juga, membuka pintu baru untuk potensi penelitian dan pengembangan lebih lanjut di bidang lingkungan dan kuliner.

“Semoga, upaya konservasi dan pengembangan Jamur Morel ini dapat memberikan manfaat positif bagi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (*)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Danrem 162 dan Bupati Lombok Timur Tutup TMMD ke-128
Buka TC MTQ XXXI, Wabup Lotim Ingatkan Faktor Nonteknis
Harkitnas ke-118, Sekda Lotim Bacakan Amanat Menkomdigi
Haerul Warisin Tekankan Legalitas Lahan demi Pastikan Tanah Ulayat Tercatat dengan Baik
Lombok Timur Gelar O2SN, Siapkan Atlet Muda untuk Porprov 2026
20 Persen Dana BOSP 2026 Boleh untuk Gaji Honorer, Lombok Timur Segera Terapkan
Brigjen TNI Wawan Setiawan Nilai Pelaksanaan TMMD di Lombok Timur Sangat Baik
Ini Besaran Harga Sapi Kurban Presiden Prabowo di Lombok Timur

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:12 WITA

Buka TC MTQ XXXI, Wabup Lotim Ingatkan Faktor Nonteknis

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:20 WITA

Harkitnas ke-118, Sekda Lotim Bacakan Amanat Menkomdigi

Senin, 18 Mei 2026 - 23:30 WITA

Haerul Warisin Tekankan Legalitas Lahan demi Pastikan Tanah Ulayat Tercatat dengan Baik

Senin, 18 Mei 2026 - 22:38 WITA

Lombok Timur Gelar O2SN, Siapkan Atlet Muda untuk Porprov 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 22:32 WITA

20 Persen Dana BOSP 2026 Boleh untuk Gaji Honorer, Lombok Timur Segera Terapkan

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:52 WITA

Brigjen TNI Wawan Setiawan Nilai Pelaksanaan TMMD di Lombok Timur Sangat Baik

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:18 WITA

Ini Besaran Harga Sapi Kurban Presiden Prabowo di Lombok Timur

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:10 WITA

Dandim 1615 Lotim Tegaskan Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Terpadu Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Asisten II Setda NTB, Lalu Moh. Faozal (tengah), bersama tim TPID mengecek harga dan stok bahan pokok di Pasar Kebon Roek, Mataram, Kamis 21 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com).

NTB

TPID NTB Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Idul Adha

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:27 WITA