Pasang Laut Capai 1,7 Meter, BMKG Peringatkan Banjir Rob di NTB

Kamis, 25 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Gelombang Capai 4 Meter di Perairan NTB. (Foto: Lombokini.com/Harianto).

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Gelombang Capai 4 Meter di Perairan NTB. (Foto: Lombokini.com/Harianto).

LOMBOKINI.com – Pasang laut maksimum diprediksi terjadi di perairan Lombok dan Bima hingga akhir September. BMKG mengimbau warga pesisir tetap siaga menghadapi potensi banjir rob.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di wilayah pesisir Lombok dan pesisir Bima. Fenomena ini diperkirakan terjadi mulai Kamis malam (25/9/2025) hingga Selasa pagi (30/9/2025).

Kepala Stasiun Meteorologi ZAM, Satria Topan Primadi, menyebut banjir rob dipicu pasang air laut maksimum yang bertepatan dengan kondisi gelombang dan arah angin tertentu.

Baca Juga :  Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan

“Potensi banjir rob diperkirakan terjadi pada malam hingga dini hari, dengan ketinggian pasang lebih dari 1,7 meter,” kata Satria dalam keterangan resmi, Rabu (24/9/2025).

Prakiraan Cuaca

Untuk wilayah perairan Lembar, cuaca diperkirakan cerah berawan hingga hujan ringan. Angin bertiup dari timur ke selatan dengan kecepatan 5–15 knot, gelombang setinggi 0,1–4 meter, dan pasang maksimum lebih dari 1,7 meter pada pukul 23.00–02.00 WITA.

Sementara di perairan Sape, kondisi cuaca serupa dengan ketinggian gelombang 0,1–2,5 meter. Pasang maksimum lebih dari 1,7 meter diperkirakan terjadi pada pukul 01.00–05.00 WITA.

Baca Juga :  Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

Wilayah Terdampak

BMKG menyebut sejumlah wilayah pesisir berpotensi terdampak, antara lain Lombok yakni Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuhan Lombok.

Wilayah Sumbawa: Sumbawa dan Labuhan Badas. Sedangkan di Bima: Palibelo, Woha, Bolo, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu’u, dan Asakota.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir, bantaran sungai, serta daerah rendah untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir rob.

“Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca dan gelombang terbaru melalui laman resmi BMKG maupun media sosial @infobmkgntb,” ujar Satria. ***

Penulis : Harianto

Editor : Harianto

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun
Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan
Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan
Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya
Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional
Logis NTB Minta Musyafirin Mundur dari Komisaris Independen Bank NTB Syariah
Bang Boy Minta ABUJAPI NTB Jaga Sinergi dengan Polda NTB Jelang Musda III
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:14 WITA

Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:29 WITA

Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:07 WITA

Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA