KP4S akan Gelar Aksi 5 Hari, Pelabuhan Poto Tano Tetap Beroprasi

Kamis, 15 Mei 2025 - 00:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KP4S akan Gelar Aksi 5 Hari, Pelabuhan Poto Tano Tetap Beroprasi. (Foto: Lombokini.com).

KP4S akan Gelar Aksi 5 Hari, Pelabuhan Poto Tano Tetap Beroprasi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Komite Percepatan Pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (KP4S) akan menggelar aksi unjuk rasa di perbatasan Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat selama lima hari, 15-19 Mei 2025. Mereka menuntut pencabutan moratorium pembentukan daerah otonom baru dan pengesahan RUU Provinsi Pulau Sumbawa.

General Manager ASDP Cabang Kayangan Heru Wahyono menegaskan Pelabuhan Poto Tano tetap beroperasi normal. “Kapal tetap berlayar seperti biasa,” tegas Heru, Rabu 14 Mei 2025. Meski demikian, pihaknya akan memantau situasi selama aksi berlangsung.

Baca Juga :  Kapolri Tunjuk Irjen Kalingga Pimpin Polda NTB Gantikan Irjen Edy Murbowo

Heru menghimbau masyarakat tetap tenang. “Kami antisipasi kemungkinan blokade di luar pelabuhan,” ujarnya. Ia menekankan pelabuhan sebagai objek vital yang harus dijaga.

Pemprov NTB melalui Kadis Kominfotik Yusron Hadi menyatakan pembentukan provinsi baru merupakan kewenangan pusat. “Kita harus taat aturan yang berlaku,” tegas Yusron. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kelancaran pelabuhan sebagai urat nadi perekonomian.

Baca Juga :  Ketua PMI Lombok Barat Bantah Tuduhan Penyelewengan Anggaran Darah Rp 150 Juta

Aksi ini menyuarakan kekecewaan masyarakat Sumbawa yang telah 25 tahun menunggu pemekaran wilayah secara konstitusional. KP4S berharap aksi berjalan damai tanpa mengganggu aktivitas pelabuhan.***

Berita Terkait

Imigrasi Malaysia Deportasi 10 PMI Ilegal Asal NTB, Disnakertrans: Ada yang Kabur dari Tempat Kerja
Brigjen TNI Wawan Setiawan Nilai Pelaksanaan TMMD di Lombok Timur Sangat Baik
Dandim 1615 Lotim Tegaskan Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Terpadu Ketahanan Pangan
Polda NTB Gelar Rakernis Hukum, Kanwil Kemenkum Soroti Peluang dan Tantangan KUHP dan KUHAP Baru
87 Kepala Desa Purna Tugas di Lombok Timur Terima JHT Rp 844 Juta
Bunda Literasi NTB Ingatkan Generasi Muda: Jangan Malas Berpikir karena AI
Ketua PMI Lombok Barat Bantah Tuduhan Penyelewengan Anggaran Darah Rp 150 Juta
Polres Lombok Timur Merotasi Kasat Intelkam dan Dua Kapolsek

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WITA

Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:08 WITA

NTB Perluas Cakupan MBG dan Targetkan 30 Persen Kebutuhan Pangan dari Produksi Lokal

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:05 WITA

NTB Kirim 24.974 Sapi Kurban ke Jabodetabek, Perputaran Uang Tembus Rp 500 M

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:15 WITA

DPRD NTB Sahkan Raperda Pajak Daerah, Targetkan Tambahan Rp 160 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:27 WITA

TPID NTB Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Idul Adha

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:46 WITA

Dishub NTB Serahkan Sertifikat Keselamatan ke Perusahaan Angkutan Umum

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:14 WITA

Abul Chair Dorong ASN NTB Bertransformasi Jadi Agen Perubahan

Berita Terbaru