Kolaborasi BMKG dan BPBD untuk Kesiapsiagaan Gempa Bumi dan Tsunami di Lombok Timur

Kamis, 20 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBD Lombok Timur dan Kepala BMKG Station Mataram membuka Sekolah Lapangan Gempa Bumi dan Tsunami Mandiri dan Sosialisasi Informasi Cuaca. (foto: www.lombokini.com)

Kepala BPBD Lombok Timur dan Kepala BMKG Station Mataram membuka Sekolah Lapangan Gempa Bumi dan Tsunami Mandiri dan Sosialisasi Informasi Cuaca. (foto: www.lombokini.com)

LOMBOKini.com – BMKG Stasiun Geofisika Mataram dan BMKG Stasiun Meteorologi Bandara BIZAM bekerja sama dengan BPBD Lombok Timur menyelenggarakan kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami Mandiri serta Sosialisasi Informasi Cuaca, Kamis, 20 Juni 2024.

Kegiatan bertempat di Aula BPBD Lombok Timur ini, diikuti oleh sekitar 90 peserta yang terdiri dari unsur BMKG, TNI-Polri, para pimpinan OPD terkait, Basarnas, personil Kantor SAR Kayangan, FPRB Rinjani, Forum Perguruan Tinggi FPTRB Lombok Timur, Konsepsi sebagai perwakilan NGO, serta karyawan/karyawati BPBD.

Kepalq BPBD Lombok Timur, Lalu Muliadi menyampaikan kegiatan Sekolah Lapang Gempa ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam memahami potensi gempa bumi dan tsunami.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

“Peserta juga diajari cara-cara penyelamatan dan tindakan pengurangan risiko bencana terkait dua bencana tersebut,” katanya.

Sementara itu, sambungnya, sosialisasi Informasi Cuaca ditujukan untuk menambah kapasitas peserta terkait bagaimana membaca dan memahami jenis-jenis layanan informasi cuaca yang disajikan BMKG.

Selain iti, bagaimana memanfaatkan informasi tersebut dalam upaya mengantisipasi bencana hidrometeorologi dan untuk keperluan lainnya.

“Di penghujung kegiatan, dilakukan simulasi berupa Table Top Exercise,” Muliadi.

Baca Juga :  Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Ia menjelaskan, simulasi ini bertujuan untuk mengukur dan memantapkan kemampuan BPBD, para kepala OPD, maupun stakeholder lainnya dalam memanfaatkan informasi cuaca.

Hal tersebut, dalam rangka mitigasi bencana hidrometeorologi, serta bagaimana para stakeholder terkait merespon bencana gempa bumi dan tsunami secara mandiri.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat lebih siap dan sigap dalam menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi di wilayah Lombok Timur dan sekitarnya, serta dapat memanfaatkan informasi cuaca dengan lebih efektif untuk berbagai keperluan. (lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA