FH UNS Serahkan Sertifikat Indikasi Geografis Kopi Robusta Lemukih ke Pemerintah Buleleng

Senin, 29 Desember 2025 - 23:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FH UNS Serahkan Sertifikat Indikasi Geografis Kopi Robusta Lemukih ke Pemerintah Buleleng. (Foto: Lombokini.com).

FH UNS Serahkan Sertifikat Indikasi Geografis Kopi Robusta Lemukih ke Pemerintah Buleleng. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (FH UNS) secara resmi menyerahkan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) untuk Kopi Robusta Lemukih kepada Pemerintah Kabupaten Buleleng, Senin 29 Desember 2025. Kegiatan di Ruang Pertamina Gedung Pascasarjana FH UNS ini mewujudkan komitmen perguruan tinggi dalam melindungi produk unggulan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kementerian Hukum RI menerbitkan sertifikat IG dengan nomor pendaftaran ID G 000000257 tersebut. FH UNS kemudian menyerahkannya kepada Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Robusta Lemukih Buleleng.

Wakil Dekan Bidang Nonakademik FH UNS, Prof. Dr. Waluyo, S.H., M.Si., menyambut baik kolaborasi strategis ini. “Kerja sama yang tim peneliti kami pimpin, dengan ketua Dr. Abdul Kadir Jaelani S.H., M.H., kami harap memberi manfaat berkelanjutan bagi UNS, FH, dan masyarakat Buleleng,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendampingan proses IG ini merupakan langkah penting untuk mendongkrak perekonomian. Menurutnya, daerah dapat mendorong pertumbuhan dengan meningkatkan kunjungan melalui penguatan sarana perdagangan, pengembangan wisata, serta produk unggulan.

Sementara itu, Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada FH UNS. Ia menilai kerja sama selama dua tahun ini telah berhasil mencapai tujuan pemerintah daerah.

Bupati berharap kolaborasi dapat terus berlanjut dan semakin intens. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk melindungi produk unggulan dan memberikan manfaat nyata, khususnya bagi petani.

“Dengan sertifikat IG ini, kami harap Kopi Robusta Lemukih memiliki nilai tambah, daya saing kuat, dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Buleleng juga menyampaikan terima kasih kepada para peneliti dan tim pendamping FH UNS atas kontribusi nyatanya. Sinergi akademik dan pemerintah daerah ini diyakini mampu mendukung pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

Pengakuan IG ini menegaskan kekhasan mutu Kopi Robusta Lemukih Buleleng dengan karakter rasa khas dan kualitas mutu 1. Dengan demikian, produk ini diharapkan mampu bersaing di pasar nasional dan global serta memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Wabup Lotim Tegaskan Pelaku Judi dan Pinjaman Online Satu KK Auto Dicoret dari Daftar Bantuan Bansos
Z Coffee Hening Resmi Dibuka: Kafe Inklusif 100 Persen Dikelola Disabilitas Hadir di Lombok Timur
Cetak Wirausaha Muda Mandiri, PW Pemuda NW dan BAZNAS NTB Gelar Pelatihan Manajemen Bisnis
Konten Kreator Diusulkan Punya NIB, DPMPTSP Lotim: Mereka tidak perlu Khawatir dan Bila Perlu Kita Bimtek
Bazar Sedin Tbere: Menikmati Sosis dan Kopi dengan Lanskap Gunung Rinjani dari Bibir Kokoq Reban Samas
PW Pemuda NW NTB Gelar Diskusi dan Bakti Sosial ‘Desa Berdaya’ di Sembalun
Wasekjen Seknas FITRA Ingatkan Risiko MBG Serap Anggaran Terlalu Besar
Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:34 WITA

Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Berita Terbaru