DPR RI dan BGN Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Timur

Minggu, 9 Februari 2025 - 18:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPR RI dan BGN Gelar Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

DPR RI dan BGN Gelar Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) berhasil diselenggarakan dengan lancar di Puri Al Bahrah, Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu, 9 Februari 2025.

Acara ini diinisiasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Program MBG sendiri secara resmi diluncurkan oleh pemerintah pada 6 Januari 2025 dan akan diimplementasikan secara bertahap di seluruh wilayah Indonesia.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Muazzim Akbar,  Anggota Komisi IX DPR RI, Edwin Hadi Widjaya, Wakil Bupati Lombok Timur, serta perwakilan dari Badan Gizi Nasional, Imam Bachtiar. Muazzim Akbar, dalam paparannya, menekankan pentingnya program MBG dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

“Pemerintah saat ini sangat serius dalam memperhatikan kesejahteraan rakyat, termasuk aspek kesehatan dan gizi. Program MBG merupakan salah satu langkah nyata yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo untuk memastikan masyarakat Indonesia mendapatkan asupan gizi yang cukup,” ujar Muazzim.

Sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan, kesejahteraan rakyat, dan ketenagakerjaan, Muazzim menyadari betapa pentingnya peran gizi dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Dia juga menyoroti tantangan gizi yang masih dihadapi Indonesia, seperti stunting, gizi buruk, dan obesitas.

Baca Juga :  Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

“Gizi yang baik adalah pondasi utama untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Namun, kita tidak boleh mengabaikan fakta bahwa masalah gizi masih menjadi tantangan besar bagi bangsa kita. Program MBG hadir sebagai langkah antisipatif untuk mengatasi masalah tersebut,” tegasnya.

Kehadiran Badan Gizi Nasional (BGN) dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi program-program gizi di tingkat nasional maupun daerah. Muazzim mengapresiasi upaya pemerintah dan semua pihak yang terlibat dalam mewujudkan BGN.

“Saya sangat menghargai kerja keras pemerintah dan semua pihak yang telah berkomitmen untuk mewujudkan Badan Gizi Nasional. Namun, ini baru awal. Perjalanan kita masih panjang untuk mencapai gizi nasional yang merata dan berkualitas,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa program MBG membutuhkan dukungan dari semua elemen masyarakat, baik formal maupun informal, serta anggaran yang besar. Oleh karena itu, kolaborasi dan keseriusan semua pihak sangat dibutuhkan untuk memastikan keberhasilan program ini.

Program MBG bertujuan untuk memberikan akses pangan bergizi secara merata kepada seluruh siswa di Indonesia, tanpa memandang latar belakang ekonomi atau sosial. Program ini sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, khususnya prinsip keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga :  TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131

“Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan SDM yang unggul. Dengan memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat, khususnya anak-anak, kita dapat menciptakan generasi emas yang sehat, produktif, dan siap bersaing di era globalisasi,” jelas Muazzim.

Program ini juga sejalan dengan visi Indonesia 2045, yang menargetkan terciptanya generasi emas yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju. Muazzim berharap, sosialisasi seperti ini dapat meningkatkan pemahaman semua pemangku kepentingan tentang pentingnya peran gizi dalam pembangunan bangsa.

Di penghujung acara, Muazzim menyampaikan harapannya agar sosialisasi ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Lombok Timur dan menjadi langkah awal menuju Indonesia yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya saing.

“Saya berharap acara ini dapat menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya gizi dalam menciptakan SDM yang berkualitas. Mari kita bersama-sama mewujudkan Indonesia yang lebih baik di masa depan,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C
Truk Overload Galian C Merusak Jalan Utama Desa Kalijaga Timur
Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI
Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah
Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan
Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin
Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:00 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Pertanyaan Seputar Cerpen

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:34 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Warisan Ilmu Kecepatan Tangan

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:06 WITA

Viralisasi Berkelindan dengan Motif Ekonomi, Program Literasi Selalu Dilayakkan Proyek Belaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Nasional

Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:31 WITA