Demo Mahasiswa Desak Pembatalan Proyek PLTP, Seaplane, dan Glamping di Rinjani

Rabu, 3 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Lombok Timur Tolak Keras Proyek PLTP dan Seaplane di Rinjani. (Foto: Lombokini.com).

Mahasiswa Lombok Timur Tolak Keras Proyek PLTP dan Seaplane di Rinjani. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Ratusan mahasiswa dari Aliansi Gumi Patuh Karya Memanggil mendatangi Kantor Bupati dan DPRD Lombok Timur, Rabu 3 September 2025. Mereka menuntut pembatalan proyek-proyek yang mengancam kelestarian Taman Nasional Gunung Rinjani.

Para demonstran menolak keras rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Savana Propok, proyek seaplane, dan glamping di kawasan konservasi. Azhar Pawadi, juru bicara aksi, menegaskan bahwa PLTP mengancam ekosistem dan sumber mata air warga sekitar.

Baca Juga :  LRC Perkuat Kapasitas 20 Sekdes di Lombok Timur untuk Mitigasi dan Adaptasi Iklim

Mereka juga mendesak penertiban tambang galian C ilegal dan tambak udang yang merusak lingkungan pesisir. “Investasi harus mempertimbangkan keberlangsungan lingkungan dan hak hidup masyarakat,” tegas Lalu Muhamad Rezy Helfiandi, salah satu orator.

Baca Juga :  AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan

Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Lombok Timur Haerul Warisin berkomitmen menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Meski mengakui wewenang terbatas untuk proyek seaplane dan PLTP, ia berjanji menyampaikan keresahan masyarakat ke pemerintah pusat.

Aksi yang tertib itu berakhir dengan penyerahan dokumen tuntutan kepada pemerintah daerah.***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ekspansi Tambak Udang Ancam Selat Alas, Yayasan JARI dan WMC Dorong Aksi Kolektif Perempuan Pesisir
Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
Tata Kelola Pesisir: FGD Katadata Green Rumuskan Solusi Inklusif dan Berkelanjutan di Lombok Timur
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
LRC Perkuat Kapasitas 20 Sekdes di Lombok Timur untuk Mitigasi dan Adaptasi Iklim
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:59 WITA

Ekspansi Tambak Udang Ancam Selat Alas, Yayasan JARI dan WMC Dorong Aksi Kolektif Perempuan Pesisir

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Tata Kelola Pesisir: FGD Katadata Green Rumuskan Solusi Inklusif dan Berkelanjutan di Lombok Timur

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WITA

LRC Perkuat Kapasitas 20 Sekdes di Lombok Timur untuk Mitigasi dan Adaptasi Iklim

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin, M.Si. (Foto: Lombokini.com)

Opini

TPAKD Award 2026:Tanpa Kemiskinan  

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:20 WITA