LOMBOKINI.com – Dalam sehari, tiga bencana sekaligus melanda Kabupaten Bima, NTB. Cuaca ekstrem, banjir, dan kebakaran permukiman terjadi hampir bersamaan di tiga kecamatan berbeda.
Laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Provinsi NTB menyebut, cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai hujan dan petir terjadi sekitar pukul 15.30 WITA di Dusun Lare’u, Desa Doridungga, Kecamatan Donggo.
“Akibat kejadian tersebut, satu rumah warga mengalami kerusakan,” tulis BPBD NTB dalam laporan yang diterima Selasa malam, 14 Oktober 2025.
Sekitar dua jam kemudian, dua bencana lain terjadi hampir bersamaan di Kecamatan Woha. Banjir merendam lahan pertanian dan mengganggu akses jalan di Desa Pandai pada pukul 18.10 WITA.
Hanya berselang beberapa menit sebelumnya, pukul 18.05 WITA, kebakaran permukiman terjadi di Dusun Beringin, Desa Nisa, yang menghanguskan dua rumah warga.
“Dua kepala keluarga (8 jiwa) terdampak kebakaran, dan api sudah berhasil dipadamkan oleh Dinas Damkarmat,” lanjut laporan tersebut.
Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik, sementara banjir dipicu oleh curah hujan tinggi dan meluapnya drainase serta sungai dari perbukitan.
BPBD Kabupaten Bima bersama TNI, Polri, Dinas Damkarmat, dan aparatur kecamatan langsung melakukan asesmen cepat serta koordinasi lapangan.
“Kondisi saat ini sudah mulai kondusif. Dua KK korban kebakaran sementara mengungsi di rumah kerabat,” tulis BPBD NTB.
Adapun kebutuhan mendesak warga terdampak adalah bantuan tanggap darurat untuk pemulihan awal.***







