Darurat Cuaca Ekstrem, Bima Dihantam Tiga Bencana Sekaligus

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Darurat Cuaca Ekstrem, Bima Dihantam Tiga Bencana Sekaligus. (Foto: Lombokini.com).

Darurat Cuaca Ekstrem, Bima Dihantam Tiga Bencana Sekaligus. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Dalam sehari, tiga bencana sekaligus melanda Kabupaten Bima, NTB. Cuaca ekstrem, banjir, dan kebakaran permukiman terjadi hampir bersamaan di tiga kecamatan berbeda.

Laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Provinsi NTB menyebut, cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai hujan dan petir terjadi sekitar pukul 15.30 WITA di Dusun Lare’u, Desa Doridungga, Kecamatan Donggo.

“Akibat kejadian tersebut, satu rumah warga mengalami kerusakan,” tulis BPBD NTB dalam laporan yang diterima Selasa malam, 14 Oktober 2025.

Baca Juga :  Tim SAR Temukan Balita Hanyut di Selong dalam Kondisi Meninggal di Pulau Moyo

Sekitar dua jam kemudian, dua bencana lain terjadi hampir bersamaan di Kecamatan Woha. Banjir merendam lahan pertanian dan mengganggu akses jalan di Desa Pandai pada pukul 18.10 WITA.

Hanya berselang beberapa menit sebelumnya, pukul 18.05 WITA, kebakaran permukiman terjadi di Dusun Beringin, Desa Nisa, yang menghanguskan dua rumah warga.

“Dua kepala keluarga (8 jiwa) terdampak kebakaran, dan api sudah berhasil dipadamkan oleh Dinas Damkarmat,” lanjut laporan tersebut.

Baca Juga :  Ratusan Warga Lombok Timur Bongkar Jalan Provinsi, Saluran Irigasi Tersumbat Picu Amarah

Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik, sementara banjir dipicu oleh curah hujan tinggi dan meluapnya drainase serta sungai dari perbukitan.

BPBD Kabupaten Bima bersama TNI, Polri, Dinas Damkarmat, dan aparatur kecamatan langsung melakukan asesmen cepat serta koordinasi lapangan.

“Kondisi saat ini sudah mulai kondusif. Dua KK korban kebakaran sementara mengungsi di rumah kerabat,” tulis BPBD NTB.

Adapun kebutuhan mendesak warga terdampak adalah bantuan tanggap darurat untuk pemulihan awal.***

Berita Terkait

Tim SAR Temukan Balita Hanyut di Selong dalam Kondisi Meninggal di Pulau Moyo
Hujan Lebat Picu Banjir di Jerowaru Lombok Timur
Ratusan Warga Lombok Timur Bongkar Jalan Provinsi, Saluran Irigasi Tersumbat Picu Amarah
Longsor Blokir Total Jalur Wisata Pusuk Sembalun, Alat Berat Dikerahkan
Wali Murid Pukuli Ibu Rumah Tangga hingga Gigi Patah di Aikmel
Kadis Dikbud Lotim Serukan Pencegahan Perundungan Usai Dugaan Kasus di SD Pringgabaya
Siswa Kelas 1 SD di Lombok Timur Diduga Alami Patah Tulang Akibat Diinjak Teman
Janda 65 Tahun dan Dua Anaknya Terpaksa Bertahan di Rumah Rusak Diterjang Angin

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 00:55 WITA

Warga Lengkok Embuk Mamben Lauk Khidmati Peringatan Nuzulul Qur’an, Hadirkan Qori Internasional dan Nasional

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:44 WITA

FKKD Bantah Bupati: Penentuan Desil Penerima Sembako Bukan Usulan Desa

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:58 WITA

Buka Puasa Bersama Media, Bupati Lombok Timur Minta Dikritik

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:43 WITA

Bupati Lombok Timur Luncurkan Bantuan Sembako untuk 198.776 Warga Miskin

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:03 WITA

Dinsos Lotim Turun Tangan Usut Oknum Pendamping PKH Penahan ATM KPM di Sakra Barat

Senin, 9 Maret 2026 - 15:57 WITA

Agen BRILink Sekaligus Pendamping PKH di Lombok Timur Diduga Intimidasi KPM demi Keuntungan Pribadi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:15 WITA

Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:36 WITA

Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menyampaikan pidato saat buka puasa bersama insan media di Pendopo Bupati, Kamis 12 Maret 2026. Ia meminta wartawan tetap kritis mengawal pembangunan meski telah menjalin hubungan baik dengan pemerintah. (Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Buka Puasa Bersama Media, Bupati Lombok Timur Minta Dikritik

Kamis, 12 Mar 2026 - 20:58 WITA