Bupati Lombok Timur Akan Panggil Perusahaan Penelantar Lahan HGB

Senin, 17 November 2025 - 14:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buapati Lombok Timur Haerul Warisin. (Foto: Lombokini.com).

Buapati Lombok Timur Haerul Warisin. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Timur, Haerul Warisan, akan memanggil sejumlah perusahaan pemegang Hak Guna Bangunan (HGB) yang menelantarkan lahan hingga ratusan hektar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan mengundang lebih dari 10 perusahaan tersebut untuk berdiskusi.

“Saya akan memanggil mereka terlebih dulu dan menanyakan rencana mereka untuk lahan itu. Kita akan mendiskusikan akar permasalahannya,” tegas Bupati yang karib disapa Haji Iron itu, Senin 17 November 2025.

Ia menegaskan, satu perusahaan bisa menguasai lahan hingga ratusan hektar. Namun, perusahaan-perusahaan itu tidak menunjukkan aktivitas, pergerakan, maupun perubahan apapun di lokasi.

Baca Juga :  Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur

“Kita harus memanfaatkan lahan ini. Kami akan menyusun usulan dan memanggil mereka,” katanya.

Bupati Haerul menambahkan, dirinya akan menanyakan secara langsung kendala yang menghambat pengelolaan lahan. Pemerintah juga akan meninjau ulang surat perjanjian serta menagih janji-janji investasi yang tidak perusahaan tepati hingga puluhan tahun.

“Tentu dalam permintaannya dulu mereka menyampaikan janji-janji. Janji-janji inilah yang mereka ingkari sampai puluhan tahun,” terangnya.

Baca Juga :  Bupati Haerul Warisin Lakukan Audiensi ke KSP, Bahas Ekonomi hingga Kunjungan Presiden ke Lombok Timur

Untuk itu, Pemkab akan segera mengirim surat kepada Kementerian ATR/BPN agar masyarakat dapat mengelola lahan telantar tersebut, terutama lahan yang berkaitan dengan persawahan.

Namun, pemanfaatan lahan tidak berupa pembagian langsung kepada masyarakat. Pemkab akan bermitra dengan masyarakat untuk mengelola lahan tersebut.

“Nanti kami akan meminta saudara-saudara kita untuk mengelolanya. Terutama lahan sawah yang bisa kita manfaatkan,” tegasnya. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa
IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:23 WITA

Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:17 WITA

LSM dan Mahasiswa NTB Bakal Gelar Unjuk Rasa Desak Pengusutan Dugaan Mark Up Anggaran MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 04:35 WITA

Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Cepat pada 2025

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menghadiri panen padi kemitraan bersama PT Agrinas dan mengajak petani mendukung kemandirian pangan di Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Kamis 13 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:52 WITA