Bupati Lombok Timur Akan Panggil Perusahaan Penelantar Lahan HGB

Senin, 17 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Buapati Lombok Timur Haerul Warisin. (Foto: Lombokini.com).

Buapati Lombok Timur Haerul Warisin. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Timur, Haerul Warisan, akan memanggil sejumlah perusahaan pemegang Hak Guna Bangunan (HGB) yang menelantarkan lahan hingga ratusan hektar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan mengundang lebih dari 10 perusahaan tersebut untuk berdiskusi.

“Saya akan memanggil mereka terlebih dulu dan menanyakan rencana mereka untuk lahan itu. Kita akan mendiskusikan akar permasalahannya,” tegas Bupati yang karib disapa Haji Iron itu, Senin 17 November 2025.

Ia menegaskan, satu perusahaan bisa menguasai lahan hingga ratusan hektar. Namun, perusahaan-perusahaan itu tidak menunjukkan aktivitas, pergerakan, maupun perubahan apapun di lokasi.

Baca Juga :  Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

“Kita harus memanfaatkan lahan ini. Kami akan menyusun usulan dan memanggil mereka,” katanya.

Bupati Haerul menambahkan, dirinya akan menanyakan secara langsung kendala yang menghambat pengelolaan lahan. Pemerintah juga akan meninjau ulang surat perjanjian serta menagih janji-janji investasi yang tidak perusahaan tepati hingga puluhan tahun.

“Tentu dalam permintaannya dulu mereka menyampaikan janji-janji. Janji-janji inilah yang mereka ingkari sampai puluhan tahun,” terangnya.

Baca Juga :  Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Untuk itu, Pemkab akan segera mengirim surat kepada Kementerian ATR/BPN agar masyarakat dapat mengelola lahan telantar tersebut, terutama lahan yang berkaitan dengan persawahan.

Namun, pemanfaatan lahan tidak berupa pembagian langsung kepada masyarakat. Pemkab akan bermitra dengan masyarakat untuk mengelola lahan tersebut.

“Nanti kami akan meminta saudara-saudara kita untuk mengelolanya. Terutama lahan sawah yang bisa kita manfaatkan,” tegasnya. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:39 WITA

Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terbaru

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA

Nirmala Rahayu Luk Santi, anggota DPRD Lombok Timur dari PDI Perjuangan, berada di SPPG Selaparang Monjok Timur 3 Mataram, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Lombokini.com)

Mataram

Anggota DPRD Lotim dari PDIP Diduga Kelola Tiga Dapur MBG

Senin, 21 Sep 2026 - 23:36 WITA