BPBD Lotim dan BMKG akan Gelar Sekolah Lapangan Penanganan Gempa dan Tsunami

Selasa, 6 Agustus 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBD Lombok Timur, Lalu Muliadi. (foto: lombokini.com/ong)

Kepala BPBD Lombok Timur, Lalu Muliadi. (foto: lombokini.com/ong)

LOMBOKINI.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lombok Timur (BPBD Lotim) akan menggelar sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami Mandiri serta Sosialisasi Informasi Cuaca. Kali ini akan berlangsung di luar ruangan.

“Recananya kami bersama BMKG mau melakukan pelatihan langsung di lapangan, kemarin itu sifatnya dalam ruangan,” kata Kepala BPBD Lotim, Lalu Muliadi, Selasa, 6 Agustus 2024.

Kali ini, Peserta menjadi sasaran BPBD yakni relawan-relawan yang sudah terbentuk seperti Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), Komunitas, perguruan tinggi terutama yang bisa mengedukasi masyarakat.

Baca Juga :  Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT

“Jumlah peserta kurang lebih seratus, seperti kegiatan sebelumnya di dalam ruangan,”kata Muliadi.

Sebelumnya, BMKG Stasiun Geofisika Mataram dan BMKG Stasiun Meteorologi Bandara BIZAM bekerja sama dengan BPBD Lombok Timur menyelenggarakan kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami Mandiri serta Sosialisasi Informasi Cuaca.

Kegiatan bertempat di Aula BPBD Lombok Timur ini, diikuti oleh sekitar 90 peserta yang terdiri dari unsur BMKG, TNI-Polri, para pimpinan OPD terkait, Basarnas, personil Kantor SAR Kayangan, FPRB Rinjani, Forum Perguruan Tinggi FPTRB Lombok Timur, Konsepsi sebagai perwakilan NGO, serta karyawan/karyawati BPBD.

Baca Juga :  Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores

Menurut Muliadi, masih banyak materi materi teknis, simulasi teknis yang belum terlaksanakan. Sebab, dilaksanakan selama satu hari dan didalam ruangan.

“Kita rencanakan bagaimana terlaksanakan di luar ruangan,”imbuhnya.

Lebih jauh, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, terutama bagi diri sendiri terhadap berbagai kemungkinan terjadi bencana.

Selain itu, bertujuan untuk mengedukasi masyarakat bisa lebih memanfaatkan peringatan-peringatan dini, baik tu dari BPBD, Pemerintah, dari BMKG dan peringatan-peringatan dini melaui layanan lainnya.***

Penulis : Ong

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT
Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong
Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:31 WITA

Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:23 WITA

Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA