BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter Ancam Keselamatan Pelayaran di NTB

Rabu, 15 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Gelombang Capai 4 Meter di Perairan NTB. (Foto: Lombokini.com/Harianto).

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Gelombang Capai 4 Meter di Perairan NTB. (Foto: Lombokini.com/Harianto).

LOMBOKINI.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid mengedarkan peringatan dini gelombang tinggi untuk wilayah perairan Nusa Tenggara Barat (NTB). Peringatan ini mewajibkan masyarakat dan pelaku pelayaran untuk mewaspadai gelombang yang berpotensi mencapai ketinggian 4 meter.

Peringatan resmi yang berlaku mulai 15 Oktober 2025 pukul 08.00 WITA hingga 16 Oktober 2025 pukul 08.00 WITA itu menyebutkan beberapa wilayah dengan risiko tertinggi. Wilayah tersebut meliputi Selat Lombok bagian selatan dan utara, Selat Alas bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, serta Samudra Hindia selatan NTB.

Baca Juga :  Bang Boy Minta ABUJAPI NTB Jaga Sinergi dengan Polda NTB Jelang Musda III

Prakirawan BMKG Juliani Intan Sari menegaskan peringatan tersebut dalam rilisnya pada Rabu 15 Oktober 2025. “Waspadai tinggi gelombang yang mencapai 2 meter atau lebih di Selat Lombok bagian utara dan selatan, Selat Alas bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, serta Samudra Hindia selatan NTB,” tulis Juliani.

BMKG juga mengingatkan adanya risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Lembaga ini meminta para nelayan untuk tidak memaksakan melaut jika kecepatan angin melebihi 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Baca Juga :  Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

Sementara itu, BMKG menganjurkan kapal tongkang, kapal ferry, hingga kapal besar seperti kargo dan kapal pesiar untuk menunda keberangkatan. Anjuran ini berlaku khususnya jika gelombang laut memasuki kategori tinggi hingga sangat tinggi.

“Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter membahayakan kapal besar,” lanjutnya.

BMKG pun mengimbau masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di pesisir pantai untuk selalu waspada. Mereka harus mengantisipasi potensi gelombang tinggi dan arus kuat, terutama di area yang berhadapan langsung dengan laut lepas. ***

Penulis : Harry Bahagia

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun
Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan
Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan
Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya
Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional
Logis NTB Minta Musyafirin Mundur dari Komisaris Independen Bank NTB Syariah
Bang Boy Minta ABUJAPI NTB Jaga Sinergi dengan Polda NTB Jelang Musda III
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:14 WITA

Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:29 WITA

Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:07 WITA

Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA