Bhayangkari dan Pemda Lombok Timur Gelar Pasar Murah, Harga Cabai Turun Drastis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 12:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bhayangkari dan Pemda Lombok Timur Gelar Pasar Murah, Harga Cabai Turun Drastis

Bhayangkari dan Pemda Lombok Timur Gelar Pasar Murah, Harga Cabai Turun Drastis

LOMBOKINI.comBhayangkari Cabang Lombok Timur bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Timur menggelar Pasar Murah di halaman Mapolres Lombok Timur, Sabtu 14 Juni 2025.

Kegiatan ini melibatkan Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, dan Dinas Koperasi untuk menyediakan produk pangan lokal dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Lombok Timur, Baiq Nurlaela Azmy, menegaskan bahwa pasar murah ini menjadi solusi nyata dalam memenuhi kebutuhan pokok warga.

“Kami melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Tidak hanya anggota Bhayangkari, masyarakat umum juga sangat antusias berbelanja,” jelasnya.

Baca Juga :  BPK NTB Jawab Soal BTT Rp 484 Miliar, PDIP: Jelaskan Peruntukan, Abaikan Legalitas Pergeseran

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Lombok Timur, Haji Subhan, turut mendukung dengan menyediakan produk unggulan seperti cabai, kopi, teh, beras, dan hasil laut mutiara pilihan.

Menanggapi lonjakan harga cabai yang sempat mencapai Rp 65 ribu per kilogram, ia segera mengambil tindakan dengan berpartisipasi dalam pasar murah ini.

“Kami melakukan intervensi pasar sehingga harga cabai turun menjadi Rp40 ribu per kilogram hanya dalam satu hari,” tegas Haji Subhan.

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya membantu petani menjual hasil panen secara langsung, tetapi juga menstabilkan harga di pasaran.

Baca Juga :  Pemkab Lotim dan PT Energi Selaparang Tandai Batas 25 Hektare Wisata Joben

“Melalui bazar ini, masyarakat mendapatkan cabai segar dengan harga terjangkau, sementara petani tetap memperoleh keuntungan,” ujarnya.

Masyarakat pun menyambut positif kegiatan ini. Sejak pagi, warga memadati area bazar untuk membeli kebutuhan pokok.

Salah seorang pengunjung, Ibu Nila Okto, mengaku sangat terbantu. “Saya bisa membeli kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih murah dibanding pasar biasa,” tuturnya.

Pasar murah ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menekan inflasi harga bahan pokok. ***

Berita Terkait

Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:25 WITA

Merawat Ruang Hidup di Hari Kemerdekaan: Komunitas Adat Batu Rentek Mengajak Warga Aikmel untuk Sadar Ekologis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:48 WITA

Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:42 WITA

KPPI dan FITRA NTB Desak DPRD Lotim Kawal Darurat Air-Sampah di Pesisir Selatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WITA

Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16 WITA

Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:29 WITA

NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Nasional

Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:31 WITA

Peneliti Lombok Research Center (LRC),
Dr. Maharani. (Foto: Istimewa)

Lingkungan

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 Sep 2026 - 22:01 WITA