LOMBOKINI.com – Pemerintah pusat meluncurkan Program Makan Bergizi (MBG) untuk siswa sekolah dan ibu hamil. Namun, hingga Kamis 12 Juni 2025, program ini baru menjangkau 8 dari 21 kecamatan di Lombok Timur dengan 10 dapur aktif.
Kodim 1615 Lombok Timur mengawal pelaksanaan program ini. “Masih ada kecamatan dan sekolah yang belum terakomodir,” tegas Dandim Letkol Inf. Bayu Sigit Dwi Untoro, pada wartawan, Kamis 12 Juni 2025.
“Saat ini, 31.444 siswa di 175 sekolah sudah menikmati manfaat MBG,” tambahnya.
Satu dapur MBG mampu melayani 3.000 anak. “Setiap kecamatan butuh minimal 4-5 dapur untuk cakupan penuh,” jelasnya. Program ini juga mendorong penyerapan bahan pangan lokal.
“Contohnya di Selong, kami ambil pasokan dari petani setempat,” tambah Dandim.
Pemerintah menargetkan 80-90% siswa terlayani pada 2025. Kodim terus memantau pelaksanaan, meski hanya 11 Koramil yang mengawasi 21 kecamatan.
“Sosialisasi jadi kunci optimalkan logistik,” tegasnya.
Sejauh ini, program inisiatif Presiden Prabowo ini berjalan lancar tanpa kendala.***
Penulis : Najamudin Anaji







