Bantuan Sembako Rp 40 Miliar Dinilai Efektif Tekan Dampak Inflasi di Lombok Timur

Selasa, 11 Maret 2025 - 20:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan Sembako Rp 40 Miliar Dinilai Efektif Tekan Dampak Inflasi di Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

Bantuan Sembako Rp 40 Miliar Dinilai Efektif Tekan Dampak Inflasi di Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) mengalokasikan dana sebesar Rp 40 miliar guna mendanai program bantuan paket sembako. Langkah ini diambil untuk menekan lonjakan inflasi yang terjadi selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah.

Kebijakan ini muncul menyusul peningkatan tajam Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang dirilis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Data tersebut menunjukkan pergeseran drastis dari deflasi menuju inflasi dalam hitungan minggu.

Pengamat kebijakan publik NTB, Ir. Lalu Muh. Kabul, M.AP, mengungkapkan bahwa IPH di Lombok Timur sempat mengalami deflasi sebelum bulan Ramadan. Berdasarkan data mingguan Kemendagri, Lotim mencatat IPH minus (-1,08 persen) pada Minggu II Februari 2025. Angka ini turun menjadi minus (-1,19 persen) pada Minggu III dan bertahan di angka minus (-1,19 persen) pada Minggu IV Februari 2025. Namun, memasuki bulan suci Ramadan, inflasi di wilayah ini melonjak signifikan.

“Begitu memasuki bulan suci Ramadan 1446 H, tingkat inflasi di Lombok Timur naik drastis dari IPH minus (-1,19 persen) pada akhir Februari menjadi IPH positif 3,22 persen pada Minggu I Maret 2025,” jelas Kabul.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan yang cukup signifikan, berpotensi membebani masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah. Kabul menilai, kondisi ini membuat pengadaan paket sembako oleh Pemkab Lotim menjadi langkah yang sangat mendesak untuk meredam dampak inflasi terhadap daya beli masyarakat.

Baca Juga :  BEM Universitas Hamzanwadi Gelar Nobar Film 'Pesta Babi', 600 Mahasiswa dan Masyarakat Antusias

Strategi Pemkab Lotim dalam Mengatasi Inflasi

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, di bawah kepemimpinan Bupati H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati H.M. Edwin Hadiwijaya, menegaskan komitmennya untuk menekan dampak lonjakan harga melalui program bantuan sembako. Pemerintah akan menggunakan anggaran Rp40 miliar untuk mendistribusikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama selama bulan Ramadan.

Menurut sumber di Pemkab Lotim, paket sembako ini akan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya yang mengalami lonjakan harga signifikan selama periode inflasi. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Kami menyadari bahwa momen Ramadan sering kali memicu kenaikan harga kebutuhan pokok. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan langkah-langkah strategis, termasuk penyediaan bantuan sembako untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhannya,” ujar salah seorang pejabat libgkup Pemkab Lotim yang enggan disebutkan namanya.

Penyebab dan Dampak Inflasi di Lombok Timur

Lonjakan inflasi di Lombok Timur selama awal bulan Ramadan bukanlah fenomena baru. Sejumlah faktor memengaruhi peningkatan harga, termasuk tingginya permintaan terhadap kebutuhan pokok, distribusi barang yang terbatas, serta spekulasi harga oleh pedagang.

Baca Juga :  Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Kabul menjelaskan, lonjakan IPH yang cukup drastis dalam waktu singkat ini juga bisa dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti cuaca ekstrem yang menghambat distribusi bahan pangan, serta kondisi ekonomi nasional yang turut memengaruhi stabilitas harga barang.

“Jika tidak segera diatasi, kenaikan harga ini dapat berdampak pada penurunan daya beli masyarakat dan meningkatkan angka kemiskinan. Selain itu, lonjakan harga yang tidak terkendali bisa memicu ketidakstabilan sosial,” tambahnya.

Di sisi lain, program bantuan sembako yang digagas Pemkab Lotim dianggap sebagai langkah tepat untuk meredam dampak inflasi jangka pendek. Namun, Kabul menekankan bahwa pemerintah daerah juga perlu merancang strategi jangka panjang yang lebih efektif, seperti memperkuat ketahanan pangan lokal, mengoptimalkan distribusi bahan pokok, serta mengawasi praktik spekulasi harga di pasar.

Pemkab Lotim berencana terus memantau perkembangan harga selama bulan Ramadan dan melakukan intervensi jika diperlukan. Selain itu, pemerintah akan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi guna memastikan kestabilan harga di wilayah Lombok Timur.

Dengan kebijakan ini, diharapkan inflasi yang melonjak selama bulan Ramadan dapat ditekan, sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah dengan lebih tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga kebutuhan pokok. ***

Berita Terkait

Buka TC MTQ XXXI, Wabup Lotim Ingatkan Faktor Nonteknis
Harkitnas ke-118, Sekda Lotim Bacakan Amanat Menkomdigi
Pemkab Lotim Ungguli Halmahera Selatan, Raih Penghargaan Creative Financing dari Kemendagri
Menko Polkam Tegaskan Pentingnya Soliditas Forkopimda Jaga Stabilitas dan Kepercayaan Publik
Haerul Warisin Tekankan Legalitas Lahan demi Pastikan Tanah Ulayat Tercatat dengan Baik
Lombok Timur Gelar O2SN, Siapkan Atlet Muda untuk Porprov 2026
20 Persen Dana BOSP 2026 Boleh untuk Gaji Honorer, Lombok Timur Segera Terapkan
Brigjen TNI Wawan Setiawan Nilai Pelaksanaan TMMD di Lombok Timur Sangat Baik

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:04 WITA

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:25 WITA

Kebakaran Hanguskan Gudang Bahan Bangunan MAN IC Lombok Timur

Senin, 4 Mei 2026 - 22:40 WITA

Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:03 WITA

Api Ludeskan 9.500 DOC dan Kandang Ayam di Suralaga

Kamis, 30 April 2026 - 15:30 WITA

Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 9 April 2026 - 14:26 WITA

Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

Berita Terbaru

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya. (Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Buka TC MTQ XXXI, Wabup Lotim Ingatkan Faktor Nonteknis

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:12 WITA

Sekda Lombok Timur membacakan amanat Menteri Komdigi pada upacara Harkitnas ke-118 di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu 20 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/PKP Setda Lotim).

Lombok Timur

Harkitnas ke-118, Sekda Lotim Bacakan Amanat Menkomdigi

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:20 WITA