Bacabub Lotim Hentikan Pengisian BBM Randis Pemda Lotim di SPBU Miliknya

Selasa, 12 Desember 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SPBU Pancor milik Edwin Hadiwijaya, yang juga Bakal Calon Bupati (Bacabub) Lotim. (foto:ong)

SPBU Pancor milik Edwin Hadiwijaya, yang juga Bakal Calon Bupati (Bacabub) Lotim. (foto:ong)

LOMBOKINI.com – Manajer SPBU Pancor, Edwin Hadiwijaya, menghentikan pelayanan pengisian BBM jenis Pertamax khusus untuk kendaraan Dinas (Randis) Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemda Lotim).

Penghentian ini, karena belum membayar tagihan bulanan sebesar Rp700.000.000 hingga Rp800.000.000.

Kepala BPKAD Lotim, H. Asni, membantah klaim Edwin dan menyatakan pembayaran sudah dilakukan.

Baca Juga :  Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur

“Sudah kita bayar, tidak ada pemberhentian pengisian alasan tagihan bulanan belum dibayar,” ujar H. Asni, ditemui di Gedung DPRD Lotim, Selasa 12 Desember 2023.

Sebelumnya, Edwin Hadiwijaya, yang juga Bakal Calon Bupati (Bacabub) Lotim, menjelaskan bahwa penghentian pelayanan dilakukan pada sekitar 40 OPD yang belum melunasi tunggakan pembayaran BBM Pertamax.

Baca Juga :  Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih

“Jumlahnya 40-an dinas, dengan total tunggakan mencapai Rp700.000.000 hingga Rp800.000.000,” kata Edwin, mengutip ntbsatu.com.

Pihak SPBU menegaskan bahwa pembayaran bulan November belum dilakukan, sesuai kesepakatan pembayaran paling lambat setiap tanggal 10.

“Kalau tidak kita stop pengisian,” tambah Edwin. **

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terbaru

Anggota DPRD Lombok Timur YS Diduga Pamer Miras di Media Sosial, Perindo Beri Teguran Keras. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar)

Gaya Hidup

Perindo Tegur Keras Anggota DPRD Lotim YS Usai Story Botol Miras

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:31 WITA

Anggota DPRD Lombok Timur dari PAN, Ir. Baidullah. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:38 WITA