Kejadian Tragis Jalur Selatan Gunung Rinjani di Timbanuh

- Penulis Berita

Rabu, 13 September 2023 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi korban dari pos 2 jalur pendakian selatan rinjani. (Istimewa)

Proses evakuasi korban dari pos 2 jalur pendakian selatan rinjani. (Istimewa)

LOMBOKINI.com Sebuah kejadian tragis di jalur selatan Gunung Rinjani, tepatnya di Desa Timbanuh, Kecamatan Pringgasela pada Selasa, 12 September 2023.

Seorang pendaki bernama Abdullah (40) asal Desa Rempung, Kecanatan Pringgasela meninggal di Pos 2.

Abdullah meninggal diduga akibat kelelahan saat dalam perjalanan mendaki Gunung Rinjani, melewati jalur Selatan di pos Timbanuh.

Kronologis kejadian berluma pada Selasa, 12 September 2023, pihak Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Timbanuh menerima laporan mengenai kematian Abdullah.

Korban diduga meninggal dunia karena kelelahan berdasarkan keterangan rekan-rekannya yang berjumlah 4 orang.

“Petugas Resort Timbenuh mendapat laporan dari masyarakat bahwa di lokasi antara Pos 2 dan Pos 3 (real hutan BTNGR) telah meninggal dunia salah seorang pendaki yang baru turun,” kata Kepala Resort BTNGR Pos Timbnuh, Aziz.

Baca Juga :  Gebyar Sekolah Penggerak Angkatan 1 Lombok Timur Berlangsung Meriah

Tanggap darurat pun segera dilakukan olehTim SAR gabungan dari Unit SAR Lombok Timur, Basarnas, DAMKARMAT, BPBD Lotim, TNI/Polri, serta beberapa relawan dan warga setempat.

Mereka segera berangkat menuju lokasi korban di Pos 2 jalur pendakian selatan Rinjani, Desa Timbanuh.

Meskipun medan hutan yang cukup sulit dilewati karena minimnya penerangan di malam hari, upaya evakuasi pun berhasil.

Baca Juga :  Alih Fungsi Rambang Surabaya Upaya Penghapusan Sejarah Lombok Timur

Korban telah dievakuasi dan dibawa ke puskesmas terdekat sebelum nantinya akan dipulangkan ke rumah duka.

Untuk diketahu, para pendaki yang bersama dengan korban berjumlah lima orang.

Tiga orang berasal dari Desa Rempung, Kecamatan Pringgasela yakni Korban, Haris Iskandar dan Fakhruroji. Sedangkan dua orang berasal dari Desa Pringgasela yakni Rian dan Ahyar Rosidi.

Para pendaki ini naik ke Gunung Rinjani pada Senin (11/9/2023) sekira pukul 11.00 WITA melalui jalur dasan lekong atau melalui jalur tikus. Sehingga petugas pos tidak mengetahui secara pasti identitas dari pendaki tersebut. ***

Berita Terkait

Pemda Lombok Timur dan DP3AKB Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting
Tahun 2024, Pemda Hapus Denda Tunggakan Pajak PBB-P2
Penyuluhan dan Pemeriksaan Calon Pengantin di Lombok Timur untuk Kurangi Stunting
Dua OPD dengan Potensi PAD Tinggi Malah Terendah di Triwulan Kedua 2024
Truk Pengakut Alat Berat Jatuh ke Sungai Jembatan Cinta Desa Sajang Sembalun
Mobil APV Suzuki Matic Seruduk Pejalan Kaki dan Puluhan Motor Depan Bank BCA Cabang Pancor
Pilkada Lombok Timur 2024, RTGB Siap Perjuangkan Haerul Warisin Jadi Bupati
KPU Lombok Timur Mantapkan Persiapan Coklit dan e-Coklit Melalui Bimtek

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:37 WIB

Pemda Lombok Timur dan DP3AKB Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:08 WIB

Tahun 2024, Pemda Hapus Denda Tunggakan Pajak PBB-P2

Kamis, 13 Juni 2024 - 08:12 WIB

Penyuluhan dan Pemeriksaan Calon Pengantin di Lombok Timur untuk Kurangi Stunting

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:38 WIB

Dua OPD dengan Potensi PAD Tinggi Malah Terendah di Triwulan Kedua 2024

Selasa, 11 Juni 2024 - 21:37 WIB

Mobil APV Suzuki Matic Seruduk Pejalan Kaki dan Puluhan Motor Depan Bank BCA Cabang Pancor

Selasa, 11 Juni 2024 - 18:30 WIB

Pilkada Lombok Timur 2024, RTGB Siap Perjuangkan Haerul Warisin Jadi Bupati

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:54 WIB

KPU Lombok Timur Mantapkan Persiapan Coklit dan e-Coklit Melalui Bimtek

Selasa, 4 Juni 2024 - 14:49 WIB

Final, PKB Rekom Pasangan Luthfi-Wahid di Pilkada Lombok Timur 2024

Berita Terbaru

Kepala Bidang PBB-P2 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Timur, Muhammad Tohri Habibi. ( foto: www.lombokini.com)

Lombok Timur

Tahun 2024, Pemda Hapus Denda Tunggakan Pajak PBB-P2

Kamis, 13 Jun 2024 - 14:08 WIB