Musim Hujan Tiba, BMKG Ingatkan Warga NTB Waspada Banjir dan Longsor

Minggu, 19 Oktober 2025 - 19:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG Stasiun ZAM mengimbau warga dan pemda NTB siaga hadapi cuaca ekstrem musim hujan 2025. (Foto: Lombokini.com).

BMKG Stasiun ZAM mengimbau warga dan pemda NTB siaga hadapi cuaca ekstrem musim hujan 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Memasuki musim hujan 2025, Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap cuaca ekstrem.

BMKG meminta warga di wilayah rawan mewaspadai potensi banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga pohon tumbang.

Kepala Stasiun Meteorologi ZAM, Satria Topan Primadi, menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur melalui rilis resminya pada Ahad, 19 Oktober 2025.

Baca Juga :  Dishub NTB Serahkan Sertifikat Keselamatan ke Perusahaan Angkutan Umum

“Pastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air siap menghadapi peningkatan curah hujan,” ujarnya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan atau menebang pohon secara liar karena kedua hal itu dapat memperparah risiko banjir. Untuk mencegah pohon tumbang, BMKG menganjurkan masyarakat memangkas dahan pohon-pohon yang sudah tua.

Lebih lanjut, institusi cuaca ini menegaskan bahwa instansi pemerintah harus menguatkan koordinasi dan meningkatkan edukasi serta literasi kebencanaan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Tekan Inflasi, Pemprov NTB Gelar Pangan Murah di Lombok Barat

Satria Topan Primadi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif memantau perkembangan cuaca.

“Manfaatkan kanal resmi BMKG dan jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak valid,” pesannya.

Dengan potensi peningkatan curah hujan dan angin kencang hingga akhir Oktober, BMKG berharap langkah antisipasi yang komprehensif ini dapat meminimalisir dampak kerugian akibat bencana hidrometeorologi di NTB. ***

Penulis : Harry Bahagia

Berita Terkait

Kafilah Lombok Timur Raih Prestasi Gemilang di MTQ NTB, Selaras dengan Semangat Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H
TP-PKK NTB dan Lombok Timur Kolaborasi Wujudkan Desa Sakra sebagai Model Desa Berdaya
Pemprov NTB Hapus Denda dan Tunggakan Pajak Kendaraan Mulai 15 Juni hingga September 2026
KPK Buka JNBA 2026 dari Mataram, Usung Tema ‘Dari Timur untuk Indonesia Berintegritas’
Bangun Reputasi Lewat Integritas, Bung Heru Besarkan Seniman Hukum Law Firm di NTB
Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau
Tekan Inflasi, Pemprov NTB Gelar Pangan Murah di Lombok Barat
LSM Garuda: Kami Siap Jadi Cooling System dan Jembatan Komunikasi Masyarakat-Pemerintah

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43 WITA

Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:26 WITA

Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:08 WITA

Komisi IV DPRD Soroti ‘Darurat Data’ Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WITA

Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:56 WITA

PDAM Lombok Timur Ungguli BUMD Lain dalam Kepuasan Publik

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:58 WITA

BPS Awali Sensus Ekonomi 2026 dengan Mendata Bupati Lombok Timur sebagai Contoh

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:32 WITA

Meriah dan Bermakna, 1.448 Dulang Tembolak Beak Semarakkan Festival Muharram Lombok Timur

Senin, 15 Juni 2026 - 21:45 WITA

TP-PKK NTB dan Lombok Timur Kolaborasi Wujudkan Desa Sakra sebagai Model Desa Berdaya

Berita Terbaru