Suhu di Lombok Makin Gerah, BMKG Beberkan Penyebabnya

Kamis, 16 Oktober 2025 - 19:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG Ungkap Alasan di Balik Fenomena Suhu Gerah yang Melanda Lombok. (Foto: Lombokini.com).

BMKG Ungkap Alasan di Balik Fenomena Suhu Gerah yang Melanda Lombok. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid mengungkapkan penyebab suhu udara di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang belakangan terasa lebih gerah. Menurut BMKG, gerak semu tahunan matahari memicu fenomena ini.

Prakirawan BMKG Andre Jersey memaparkan bahwa pada Oktober ini posisi matahari sedang bergerak dari utara menuju selatan. Pergerakan ini merupakan bagian dari siklus tahunan yang memengaruhi intensitas panas di wilayah tropis, termasuk Indonesia.

“Gerak semu tahunan matahari menjadi penyebab utama cuaca terasa lebih panas di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk NTB,” jelas Andre saat konfirmasi media, Kamis 16 Oktober 2025.

Andre menambahkan, di wilayah tropis seperti Indonesia, gerak semu matahari dapat meningkatkan suhu ekstrem ketika matahari berada paling dekat dengan garis khatulistiwa. Fenomena ini biasanya terjadi dua kali setahun, sekitar Maret-April dan September-Oktober.

“Posisi matahari yang hampir tegak lurus di atas Indonesia meningkatkan intensitas radiasi sinar matahari ke permukaan bumi. Kondisi ini membuat suhu terasa lebih terik dan udara lebih gerah,” tegasnya.

Minimnya tutupan awan di atmosfer juga memperkuat pancaran sinar matahari langsung ke permukaan bumi, sehingga panas terasa lebih menyengat terutama pada siang hari.

BMKG mencatat suhu udara maksimum di wilayah NTB dalam beberapa hari terakhir mencapai 33-35 derajat Celcius, khususnya di kawasan pesisir dan perkotaan seperti Mataram, Praya, dan Selong.

Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa fenomena ini masih tergolong normal dalam siklus tahunan iklim tropis. BMKG mengimbau warga untuk menjaga asupan cairan tubuh, menggunakan pelindung saat beraktivitas di luar ruangan, serta menghindari paparan langsung sinar matahari antara pukul 10.00-15.00 Wita. ***

Penulis : Harry Bahagia

Berita Terkait

Tim Saber Bapanas Temukan Cabai Rawit dan Minyakita Masih Dijual di Atas HET di Lombok Timur
Imigrasi Lombok Timur Deportasi dan Cekal WNA Selandia Baru Pembuat Onar di Gili Trawangan
BMKG Minta Masyarakat NTB Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem
Kajari Lotim Lantik Ida Ayu Putu Camundi Dewi sebagai Kasi Pidum Baru
Enam Advokat Asal NTB di Balik PB XIV: Siapa Dr. Teguh Satya Bhakti dan Tim Hukumnya?
Longsor Blokir Total Jalur Wisata Pusuk Sembalun, Alat Berat Dikerahkan
Janda 65 Tahun dan Dua Anaknya Terpaksa Bertahan di Rumah Rusak Diterjang Angin
PB HMI Kecam Kekerasan Aparat, Ancam Eskalasi Aksi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:34 WITA

Musancab PDIP Kota Mataram Dibuka, Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:30 WITA

Dasco Ajak Seluruh Kader Gerindra Fokus Kawal Program Pemerintah Prabowo di HUT ke-18

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:28 WITA

Aktivis Lotim Suarakan Mosi Tidak Percaya terhadap Pemerintahan Iron-Edwin

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:05 WITA

DPC PDIP Lombok Timur Rayakan HUT ke-79 Megawati, Resmikan Musholla untuk Rakyat

Selasa, 6 Januari 2026 - 22:00 WITA

Kursi Kosong Mendominasi Rapat Paripurna DPRD Lombok Timur

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:01 WITA

Ketua DPRD Lombok Timur Desak Pemkab Segera Tuntaskan Konflik dan Penyegelan di Sejumlah Desa

Selasa, 25 November 2025 - 17:34 WITA

Pimpin PAN Lombok Timur, Edwin Tegaskan Tidak Ada Konflik Kepentingan

Sabtu, 22 November 2025 - 16:16 WITA

PAN Tetapkan Edwin Hadiwijaya Pimpin DPD Lombok Timur

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA