Warga dan Mahasiswa Desak DPRD Lotim Batalkan Pembangunan Sekolah di Kebun Raya Lemor

Kamis, 25 September 2025 - 19:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga dan Mahasiswa Desak DPRD Lotim Batalkan Pembangunan Sekolah di Kebun Raya Lemor. (Foto: Lombokini.com).

Warga dan Mahasiswa Desak DPRD Lotim Batalkan Pembangunan Sekolah di Kebun Raya Lemor. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Ratusan mahasiswa dan warga mendatangi kantor DPRD Kabupaten Lombok Timur, Kamis 25 September 2025. Mereka menuntut pemindahan proyek pembangunan Sekolah Unggulan Garuda Nusantara yang rencananya menempati kawasan Kebun Raya Lemor, Kecamatan Suela.

Aliansi Mahasiswa Universitas Gunung Rinjani Menggugat menggerakkan aksi protes ini. Para pengunjuk rasa menyuarakan kekhawatiran bahwa pembangunan sekolah tersebut akan mengancam sumber daya vital, yaitu air dan lahan pertanian, yang menjadi tumpuan hidup ribuan warga dari Suela hingga Pringgabaya.

“Kami tidak menolak pendidikan, tapi lokasi Lemor terlalu vital karena menjadi pusat sumber air dan pertanian,” ujar Wahyudi, salah satu koordinator aksi. “Pemerintah harusnya meninjau ulang keputusan pemanfaatan lahan ini,” sambungnya dengan lantang.

Baca Juga :  Pimpinan dan Anggota DPRD Lombok Timur Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Para demonstran menilai pembangunan di lahan seluas 20 hektare dari total 40 hektare Kebun Raya Lemor akan berdampak langsung pada kebutuhan hidup warga, khususnya para petani. Mereka mendesak pemerintah agar membangun sekolah nasional tersebut di lokasi lain yang tidak memiliki fungsi se-krusial Lemor.

Rencana pembangunan sekolah bertaraf nasional ini terungkap setelah Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mengunjungi Lombok Timur pada 16 Agustus lalu.

Baca Juga :  Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Sekretaris Daerah Lombok Timur, M. Juaini Taofik, sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya telah mengalokasikan lahan seluas 20 hektare di Kebun Raya Lemor untuk sekolah ini. Ia mengklaim bahwa survei lapangan dan pembahasan teknis telah mereka lakukan untuk memastikan pembangunan tidak melanggar aturan.

SMA Unggulan Garuda Nusantara merupakan sekolah nasional dengan pendanaan penuh dari pemerintah pusat yang akan menampung siswa dari seluruh Indonesia. Namun, pro dan kontra terkait lokasinya kini menjadi perhatian utama di Lombok Timur. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

KPPI dan FITRA NTB Desak DPRD Lotim Kawal Darurat Air-Sampah di Pesisir Selatan
Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal
Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau
NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan
Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga dan Konten Kreator Kampanyekan Irigasi Tetes untuk Lahan Kering
Balai TNGR Serukan Wisata Bertanggung Jawab Atasi Lonjakan Sampah di Rinjani
Gubernur NTB Serukan Solidaritas dan Pelestarian Lingkungan pada Peringatan Isra’ Mi’raj

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:50 WITA

Kafilah Lombok Timur Raih Prestasi Gemilang di MTQ NTB, Selaras dengan Semangat Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H

Senin, 15 Juni 2026 - 21:45 WITA

TP-PKK NTB dan Lombok Timur Kolaborasi Wujudkan Desa Sakra sebagai Model Desa Berdaya

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:05 WITA

Pemprov NTB Hapus Denda dan Tunggakan Pajak Kendaraan Mulai 15 Juni hingga September 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:55 WITA

Bangun Reputasi Lewat Integritas, Bung Heru Besarkan Seniman Hukum Law Firm di NTB

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16 WITA

Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:40 WITA

Tekan Inflasi, Pemprov NTB Gelar Pangan Murah di Lombok Barat

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:05 WITA

LSM Garuda: Kami Siap Jadi Cooling System dan Jembatan Komunikasi Masyarakat-Pemerintah

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:33 WITA

BPS NTB Buka Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026 Secara Terbuka dan Berbasis Sistem

Berita Terbaru

Dr. TGB Muhammad Zainul Majdi. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Khazanah

TGB Peringatkan Akun Islami Pemecah Belah sebagai Proksi Dajjal

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:45 WITA