Pemerintah Targetkan 629 Ribu Guru Agama Tersertifikasi Penuh pada 2027

Senin, 4 Agustus 2025 - 15:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii saat memberikan pembinaan di MTsN 2 Sidoarjo, Senin 4 Agustus 2025. (Foto: Lombokini.com/Kemenag.go.id).

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii saat memberikan pembinaan di MTsN 2 Sidoarjo, Senin 4 Agustus 2025. (Foto: Lombokini.com/Kemenag.go.id).

LOMBOKINI.com Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii menegaskan pemerintah menargetkan seluruh 629.000 guru agama di Indonesia tersertifikasi pada 2027. Ia menyampaikan hal ini saat memberikan pembinaan di MTsN 2 Sidoarjo, Senin 4 Agustus 2025.

“Kementerian Agama telah menyusun skema agar Pendidikan Profesi Guru (PPG) berakhir pada 2026. Dari total 629 ribu guru agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu, separuhnya mengikuti PPG tahun ini. Separuh sisanya akan menyusul pada 2026,” ujar Romo Syafii.

Program PPG merupakan pendidikan lanjutan bagi calon guru atau guru aktif untuk memperoleh Sertifikat Pendidik. Program ini membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional sebagai guru kompeten, sekaligus memengaruhi pendapatan melalui skema tunjangan.

Baca Juga :  Prabowo Buka Baju dan Peluk Buruh Usai Pidato May Day di Monas

Romo Syafii menjelaskan mekanisme waktu sertifikasi: “Guru yang ikut PPG tahun 2025 akan tersertifikasi di 2026 dan langsung masuk dalam skema gaji APBN. Sementara peserta PPG 2026 baru tersertifikasi pada 2027,” jelasnya.

Ia menekankan kebijakan baru terkait gaji: “Mulai 2027, tidak boleh ada guru agama baik negeri maupun swasta, dari agama apa pun yang menerima gaji di bawah Rp2 juta. Jika masih ada, kesalahan ada pada kepala sekolah dan kepala kantor Kemenag. Kami akan mengganti kepala kantor Kemenag yang lalai,” sambung Romo Syafii.

Baca Juga :  Prabowo Keluarkan Keppres Satgas PHK untuk Lindungi Buruh

Wamenag memerintahkan seluruh kepala kantor Kemenag daerah segera mendata guru yang belum masuk skema PPG. “Semua guru harus terdaftar PPG. Tahun ini masih angkatan kedua,” tegasnya.

Program ini akan berjalan beberapa angkatan hingga 2027. “Masih ada angkatan berikutnya. Pada 2027, seluruh 629.000 guru agama sudah menyelesaikan PPG dan tersertifikasi penuh,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Kakorlantas Tegaskan Transformasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Berbasis ETLE 95 Persen
Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini
Polri Luncurkan SIM Digital, Pengendara Cukup Tunjukkan di Ponsel
Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri
Penguatan TC Berjenjang Dongkrak Kemampuan Kafilah MTQ Lotim, Pelatih Antisipasi Jeda Lomba
SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional Perkuat Tata Kelola Desa
Cadangan Beras RI Tembus Rekor 5,37 Juta Ton, Wamentan: Tertinggi dalam Sejarah
Pemprov NTB Reformasi Pendidikan, Sinkronkan Data hingga Program Magang Jepang

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:26 WITA

Danrem 162 dan Bupati Lombok Timur Tutup TMMD ke-128

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:12 WITA

Buka TC MTQ XXXI, Wabup Lotim Ingatkan Faktor Nonteknis

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:20 WITA

Harkitnas ke-118, Sekda Lotim Bacakan Amanat Menkomdigi

Senin, 18 Mei 2026 - 23:30 WITA

Haerul Warisin Tekankan Legalitas Lahan demi Pastikan Tanah Ulayat Tercatat dengan Baik

Senin, 18 Mei 2026 - 22:38 WITA

Lombok Timur Gelar O2SN, Siapkan Atlet Muda untuk Porprov 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 22:32 WITA

20 Persen Dana BOSP 2026 Boleh untuk Gaji Honorer, Lombok Timur Segera Terapkan

Senin, 18 Mei 2026 - 14:42 WITA

Menjelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Sidak Distributor dan Gelar Pasar Murah

Berita Terbaru