Libur Lebaran di Bale Mangrove: Selain Ngadem, Pengunjung Bisa Selfie dan Jelajahi Pulau Kecil

Sabtu, 5 April 2025 - 15:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selain Ngadem, Pengunjung Bisa Selfie dan Jelajahi Pulau Kecil di Bale Mangrove. (Foto: Lombokini.com).

Selain Ngadem, Pengunjung Bisa Selfie dan Jelajahi Pulau Kecil di Bale Mangrove. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.comWisatawan memadati Ekowisata Bale Mangrove di Desa Poton Bako, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, selama libur Lebaran 2025. Mereka menikmati keindahan puluhan jenis mangrove berusia puluhan tahun di lokasi tersebut.

Salah satu pengunjung, Sudiarti (30) asal Desa Bagik Payung Selatan, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, sengaja datang untuk berlibur. “Kami ke sini buat ngadem. Pohon mangrovenya tinggi-tinggi,” ujarnya kepada Lombokini.com, Sabtu 5 April 2025.

Pengunjung juga bisa berfoto selfie di area ekowisata yang eksotis ini. Pemandangan di tepi jembatan setapak buatan masyarakat terlihat unik.

Baca Juga :  Kisah Pilu Ziadatun Nisa: Bertahan Hidup Jadi Buruh Cuci Demi Sekolah, Beratap Kelas yang Nyaris Roboh
Keindahan Mangrove Puluhan Tahun Jadi Daya Tarik Ekowisata Bale Mangrove
Pengunjung dapat melihat pulau-pulau kecil, termasuk Pulau Maringkik . (Foto: Lombokini.com).

Di sisi timur, pengunjung dapat melihat pulau-pulau kecil di Kecamatan Keruak, termasuk Pulau Maringkik. “Kami juga bisa menyewa sampan untuk berkeliling,” tambah Sudiarti.

Lukman, pengelola ekowisata, menjelaskan bahwa ribuan pohon mangrove tersebut ditanam pada tahun 1990-an oleh warga bersama LSM peduli kelestarian pantai. “Dulu, warga yang menanam 100 mangrove mendapat upah Rp4.000 per orang dari pemerintah dan LSM,” jelasnya.

Baca Juga :  Wabup Pimpin Upacara HUT ke- 81 RI, Bupati Lotim Serukan Partisipasi Masyarakat

Selain sebagai destinasi wisata, mangrove ini juga berfungsi menahan abrasi. “Saat air laut naik, mangrove bisa meredam ombak yang mengancam pemukiman warga,” ujar Lukman.

Ekowisata Bale Mangrove menyediakan enam gazebo untuk bersantai bersama keluarga. Lokasinya juga cocok untuk memancing. Tiket masuknya hanya Rp5.000 per orang. Dari Kota Selong, perjalanan memakan waktu 45 menit, sedangkan dari Mataram sekitar 1,5 jam melalui Praya, Lombok Tengah. ***

Berita Terkait

Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi
Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam
Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:46 WITA

HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:47 WITA

Temui Massa Aksi, Wabup Pastikan Jalan Kalijaga Timur Diperbaiki Lewat APBD Perubahan 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:48 WITA

Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:39 WITA

Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:36 WITA

Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Wabup Lantik 61 Pj Kepala Desa, Bupati Lombok Timur Tegaskan Netralitas Jelang Pilkades 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:26 WITA

Truk Overload Galian C Merusak Jalan Utama Desa Kalijaga Timur

Berita Terbaru

Kebakaran Hebat Landa Desa Wisata Adat Sade di Lombok Tengah pada Sabtu malam 22 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com).

Lombok Tengah

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Sabtu, 22 Agu 2026 - 23:34 WITA

Sekda Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, memaparkan strategi penguatan ketahanan pangan dalam seminar yang digelar HMPS Sistem Informasi Unham di Dusun Belet, Desa Bagik Payung, Jumat 21 Aguatus 2026. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

Sabtu, 22 Agu 2026 - 18:46 WITA

Dr. TGKH. Muhammad Zainul Majdi. (Foto: Lombokini.com)

Nasional

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Jumat, 21 Agu 2026 - 16:02 WITA